Jihad Menegakkan Tauhid & Membela Khilafah

Icon

"Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: "Sesungguhnya kami berlepas diri daripada kamu dan daripada apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja…" (Al-Mumtahanah: 4)

FADHILAH RIBATH DI JALAN ALLAH

ribath

[Dabiq #9]

Alih Bahasa: Usdul Wagha

Perintah Allah untuk Melaksanakan Ribath

{Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap-siaga (ribath di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung}. [ Ali Imran 200].

Ibnu Abbas (radhiyallahu anhuma) berkata, “{Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu} dalam beribadah kepada Allah, {dan kuatkanlah kesabaranmu} terhadap musuh-musuh Allah, {dan tetaplah bersiap-siaga} di jalan Allah”. [Tafsir Ibnu Al-Mundzir].

Abu Ubaidah bin al-Jarrah menulis surat kepada Umar bin Khaththab (radhiyallahu anhuma) mengadukan tentang pertempuran melawan Romawi dan kekhawatiran terhadap mereka, maka Umar menjawab surat itu dengan menulis, “Amma ba’du, sesungguhnya tidak ada kesulitan yang menimpa seorang hamba, kecuali Allah akan memberikan kemudahan baginya setelah itu, dan tidaklah satu kesulitan akan mengalahkan dua kemudahan[1], dan Allah juga telah berfirman di dalam kitab-Nya; {Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap-siaga (ribath di perbatasan negerimu) {dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung}.” [Muwaththa` Imam Malik]

Al-Hasan Al-Bashri (rahimahullah) menafsirkan ayat di atas dengan mengatakan; “Dia memerintahkan mereka agar bersabar di atas dien mereka, dan tidak meninggalkannya dan tidak meninggalkannya karena kesulitan, kemewahan, kenikmatan, atau musibah. Dia memerintahkan mereka untuk menguatkan kesabaran terhadap orang-orang kafir dan untuk melakukan Ribath terhadap musyrikīn.” [Tafsir ath-Thabari].

Zaid bin Aslam (rahimahullah) berkata; “Bersabarlah kalian di atas jihad, kuatkanlah kesabaran kalian terhadap para musuh kalian, dan lakukanlah ribath terhadap para musuh kalian” [Tafsir Ath-Thabari].

Qatadah (rahimahullah) berkata; “Maknanya adalah, bersabarlah engkau di dalam ketaatan kepada Allah, kuatkanlah kesabaranmu terhadap orang-orang yang sesat, dan lakukanlah ribath di jalan Allah { dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung}.” [Tafsir Ath-Thabari] Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, JIHAD, KHILAFAH

FIQHU AN-NIKAH

KITAB FIQH ATH-THARIQ AS-SAWIY, SYAIKH ABU AN-NUR AL-MAQDISI (Taqabbalahullah)

Bersama Ust. Abu Sulaiman Al-Arkhabili (Fakkallahu Asrah)

banner nikah

Download Audio Kajian dengan format .amr dan .mp3

Di sini

Filed under: FIQH

“BERANGKATLAH KALIAN DALAM KEADAAN RINGAN MAUPUN BERAT”

PIDATO AMIRUL MUKMININ ABU BAKR AL-BAGHDADI

Alih Bahasa: Usdulwagha

Muraja’ah: Ust. Abu Sulaiman Al-Arkhabiliy

إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا وسيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له.

وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله.

Amma ba’du:

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:

كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّكُمْ

“Telah diwajibkan atas kalian perang, dan itu adalah hal yang dibenci oleh kalian”

فَلْيُقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّـهِ الَّذِينَ يَشْرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا بِالْآخِرَةِ ۚ وَمَن يُقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّـهِ فَيُقْتَلْ أَوْ يَغْلِبْ فَسَوْفَ نُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا

“Karena itu, hendaklah orang-orang yang menjual kehidupan dunia untuk (kehidupan) akhirat berperang di jalan Allah. Dan barangsiapa berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan maka akan Kami berikan pahala yang besar kepadanya.” (An-Nisa: 74)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَا لَكُمْ إِذَا قِيلَ لَكُمُ انفِرُوا فِي سَبِيلِ اللَّـهِ اثَّاقَلْتُمْ إِلَى الْأَرْضِ ۚ أَرَضِيتُم بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا مِنَ الْآخِرَةِ ۚ فَمَا مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا قَلِيلٌ (٣٨) إِلَّا تَنفِرُوا يُعَذِّبْكُمْ عَذَابًا أَلِيمًا وَيَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ وَلَا تَضُرُّوهُ شَيْئًا ۗ وَاللَّـهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“Wahai orang-orang yang beriman! Mengapa apabila dikatakan kepada kamu, “Berangkatlah (untuk berperang) di jalan Allah,” kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu lebih menyenangi kehidupan di dunia daripada kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit. Jika kamu tidak berangkat (untuk berperang), niscaya Allah akan menghukum kamu dengan azab yang pedih dan menggantikan kamu dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan merugikan-Nya sedikit pun. Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.” (At-Taubah: 38-39)

وَلَوْ يَشَاءُ اللَّـهُ لَانتَصَرَ مِنْهُمْ وَلَـٰكِن لِّيَبْلُوَ بَعْضَكُم بِبَعْضٍ ۗ وَالَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّـهِ فَلَن يُضِلَّ أَعْمَالَهُمْ (٤) سَيَهْدِيهِمْ وَيُصْلِحُ بَالَهُمْ (٥) وَيُدْخِلُهُمُ الْجَنَّةَ عَرَّفَهَا لَهُمْ

“…dan sekiranya Allah menghendaki, niscaya Dia membinasakan mereka, tetapi Dia hendak menguji kamu satu sama lain. Dan orang-orang yang gugur di jalan Allah, Allah tidak menyia-nyiakan amal mereka. Allah akan memberi petunjuk kepada mereka dan memperbaiki keadaan mereka, dan memasukkan mereka ke dalam surga yang telah diperkenalkan-Nya kepada mereka.” (Muhammad: 4-6) Read the rest of this entry »

Filed under: BERITA, JIHAD, KHILAFAH, MANHAJ, TAUHID

[SYUBHAT KE 4] KISAH PRIA YANG BERWASIAT AGAR JASADNYA DIBAKAR

Oleh: Ust. Abu Sulaiman Al-Arkhabili

Orang-orang pengudzur kaum musyrikin dengan sebab kebodohan, mereka berdalih untuk pemahamannya itu dengan kisah orang yang berwasiat kepada keluarganya agar jasadnya dibakar bila dia meninggal dengan tujuan lari dari adzab Allah Ta’ala, karena menurut anggapannya bahwa bila dia dibakar dan abunya ditabur di mana-mana maka Allah Ta’ala tidak kuasa untuk membangkitkannya kembali, namun orang ini justeru diudzur dan malah mendapatkan ampunan. Dan inilah teks haditsnya:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، قَالَ : ” كَانَ رَجُلٌ يُسْرِفُ عَلَى نَفْسِهِ فَلَمَّا حَضَرَهُ الْمَوْتُ ، قَالَ : لِبَنِيهِ إِذَا أَنَا مُتُّ فَأَحْرِقُونِي ثُمَّ اطْحَنُونِي ثُمَّ ذَرُّونِي فِي الرِّيحِ فَوَاللَّهِ لَئِنْ قَدَرَ عَلَيَّ رَبِّي لَيُعَذِّبَنِّي عَذَابًا مَا عَذَّبَهُ أَحَدًا ، فَلَمَّا مَاتَ فُعِلَ بِهِ ذَلِكَ فَأَمَرَ اللَّهُ الْأَرْضَ ، فَقَالَ : اجْمَعِي مَا فِيكِ مِنْهُ فَفَعَلَتْ فَإِذَا هُوَ قَائِمٌ ، فَقَالَ : مَا حَمَلَكَ عَلَى مَا صَنَعْتَ ؟ ، قَالَ : يَا رَبِّ خَشْيَتُكَ فَغَفَرَ لَهُ ، وَقَالَ غَيْرُهُ مَخَافَتُكَ يَا رَبِّ ” .

Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam: Ada seorang pria yang aniaya terhadap dirinya sendiri (banyak berbuat dosa), kemudian tatkala kematian menjemputnya dia berkata kepada anak-anaknya: “Bila aku meninggal dunia maka bakarlah aku kemudian tumbuklah jasadku kemudian taburkanlah di angin, maka demi Allah seandainya Rabbku kuasa terhadap diriku pasti dia akan mengadzabku dengan adzab yang tidak pernah Dia timpakan kepada seorang pun,” kemudian tatkala orang itu meninggal dunia maka hal tersebut dilakukan terhadapnya maka kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan bumi dan Allah mengatakan: “Kumpulkanlah apa yang ada di dalam perutmu,” kemudian bumi-pun melakukannya maka tiba-tiba orang itu berdiri kemudian Allah berfirman kepadanya: ” Apa yang mendorongmu kamu untuk melakukan apa yang kamu lakukan maka orang itu mengatakan ” yaa Rabb (yang mendorong saya untuk melakukan hal itu) adalah rasa takut kepada Engkau” maka Allah-pun mengampuninya.” (Riwayat Al Bukhari)

Para pengudzur pelaku syirik akbar karena kebodohan mereka mengatakan bahwa orang ini melakukan kekafiran yaitu mengingkari qudrah Allah, sedangkan mengingkari qudrah Allah adalah kekafiran tatkala orang ini melakukannya karena kejahilan maka Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak mengkafirkannya, justru Allah memberikan ampunan karena dasar dia melakukan hal itu adalah karena rasa takut, jadi kesimpulannya menurut mereka bahwa pelaku syirik akbar karena kebodohan itu diudzur tidak boleh dikafirkan. Jadi hadits ini dipakai mereka untuk mengudzur para thaghut dan para ansharnya dan ubbadul qubur yang melakukan kesyirikan dengan alasan bahwa mereka itu orang-orang yang jahil, maka bagaimana membantah syubhat mereka tersebut ? Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, BANTAHAN

RAFIDLAH

Hamd bin Abdullah bin Ibrahim Al-Humaidi

Alih Bahasa: Usdul Wagha

Muraja’ah: Ust. Abu Sulaiman Al-Arkhabiliy

Rawafidl (jamak rafidhah) adalah kelompok Syi’ah ekstrim yang masuk ke dalam Islam dengan tujuan merusak aqidah kaum muslimin dan menghilangkan keimanan dari dalam jiwa mereka, dan memasukkan keraguan dalam hakikat dien dan kebenaran Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam. Mereka dinamakan dengan nama ini karena penolakan mereka terhadap Zaid bin Ali rahimahullah ketika akan bergerak memerangi Hisyam bin Abdul Malik, orang-orang ini mengatakan: “Engkau harus berlepas diri dari dua syaikh ini (yakni Abu Bakar dan Umar radhiyallahu anhuma_pent), sehingga kami akan bersamamu”, dia menjawab; “Tidak, bahkan aku berwala` kepada keduanya, dan bara` kepada  orang yang bara` dari keduanya”. Mereka menjawab; “jika begitu kami menolakmu (narfudluka)” maka mereka disebut rafidlah (yang bermakna: orang yang menolak_pent).

Abdullah bin Ahmad bin Hanbal berkata: Aku bertanya kepada ayahku (imam Ahmad_pent); “Siapakah Rafidlah?” dia menjawab; “Mereka yang mencela dan menjelek-jelekkan Abu Bakr dan Umar Radhiyallahu anhuma”.

Dan ini adalah sedikit dari definisi mereka, jika tidak maka sebenarnya mereka adalah orang-orang yang menolak Islam dari pokok ajarannya, penisbatan mereka kepada Islam seperti penisbatan orang-orang Yahudi dan Nasharani kepada Ibrahim Alaihissalam, dan Allah telah mendustakan mereka di dalam firman-Nya; (Dan bukanlah Ibrahim itu seorang Yahudi dan tidak juga Nashrani, akan tetapi seorang muslim yang hanif, dan tidak juga dia termasuk orang-orang Musyrik) [QS. Ali Imran: 67]

Berkata Thalhah bin Musharrif rahimahullah (Wafat: 112 H): “Orang-orang Rafidlah tidak boleh dinikahi wanita-wanitanya dan tidak boleh dimakan sembelihannya, karena mereka adalah orang-orang murtad” [Asy-Syarhu, Ibnu Baththah]. Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, FIRQAH, MANHAJ, SYIRIK, SYUBHAT, TAKFIR, TAUHID

DOWNLOAD KAJIAN AUDIO SILSILAH TAUHID

banner audioUst. Abu Sulaiman Aman Abdurrahman

(Fakkallahu Asrah)

download format .mp3

Filed under: AQIDAH, MANHAJ, TAUHID, Uncategorized

KENAPA KHILAFAH DIDEKLARASIKAN?

Daulah Islamiyyah

Departemen Wakaf, Dakwah Dan Urusan Masjid.

Wilayah Al Barakah, Kantor Dakwah Syaddadi.

Alih Bahasa: Ust. Abu Sulaiman Al-Arkhabiliy

[download dalam format brosur: thareeqalhaq.tumblr.com]

 

Kenapa Khilafah Dideklarasikan?

Dikarenakan alasan syar’iy-nya telah terealisasi dan pilar-pilarnya telah kokoh terpancang, maka apa alasan yang akan kami katakan kepada Rabb kami bila kami menangguhkannya?

Kenapa Khilafah Dideklarasikan?

Dikarenakan ia adalah ibadah (fardlu) kifayah, yang mana seluruh umat diperintahkan untuk menegakkannya, dan Daulah telah menggugurkan dosa dari (pundak) mereka dengan penunaian kewajiban ini, maka kenapa kalian tidak menyandarkan keutamaan pada ahli-nya?

Read the rest of this entry »

Filed under: BANTAHAN, BERITA, FIQH, JIHAD, KHILAFAH, MANHAJ, SYUBHAT, TAUHID, Uncategorized

INILAH DIANTARA KEYAKINAN KAMI

INILAH DIANTARA KEYAKINAN KAMI 

(Dan Inilah Manhaj Dan Aqidah Yang Sejalan Dengan Manhaj Dan Aqidah Daulah Islamiyyah)

Dari Abu Sulaiman Kepada ……………………………..

As Salamu ‘Alaikum Wa Rahmatullaahi Wa Barakatuh.

Inilah sebagian perkara yang kami yakini dari permasalahan tauhid dan kami sebarluaskan di tengah-tengah para pemuda di Indonesia.

Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, BERITA, FATWA, FIRQAH, JIHAD, KHILAFAH, MANHAJ, MURJI'AH, SALAFI, SALAFY, SYUBHAT, TAKFIR, TAUHID

ANTARA JALAN DAMAI DAN JIHAD

Baina As Silmiyyah wa Al Jihad

Kajian Sangat Penting Asy Syaikh Husen Ibnu Mahmud

21 Jumada Al Ula 1436 H

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

بسم الله الرحمن الرحيم

Kami tidak mengetahui apa yang menimpa akal sebagian kaum muslimin masa sekarang? Kami dahulu berbaik sangka kepada pemikiran dan akal sebagian para pengamat politik kita yang diundang oleh berbagai stasiun siaran, yang telah memenuhi dunia dengan buku-buku, pertemuan-pertemuan, makalah-makalah, statemen-statemen dan berbagai tweetan!! Kami tidak mengetahui bila mereka itu menipu diri mereka sendiri dan memberikan angan-angan padanya, ataukah mereka itu menipu Allah dan orang-orang yang beriman? Akal terdiam keheranan di hadapan volume besar kebodohan politik, kelenyapan keyakinan dan kekosongan pemikiran orang-orang yang dahulu kami anggap mereka itu raksasa-raksasa politik!!

Pembicaraan ini bukan tentang orang tertentu, akan tetapi tentang orang-orang yang dahulu kami anggap sebagai tokoh-tokoh pemikiran di tengah kita, dan tokoh-tokoh masyarakat serta tokoh-tokoh yang suka memberikan arahan dan bimbingan. Kami dahulu membaca tulisan mereka, mendengar bayan-bayan mereka serta kami membawa ucapan mereka kepada makna yang serius, sampai akhirnya datanglah peperangan ini, maka kami menemukan bahwa banyak dari mereka itu sama sekali tidak memahami sedikitpun dari perpolitikan syar’iy atau realita kenegaraan, apalagi urusan peperangan dan tabi’at hubungan antar bangsa atau tabi’at musuh yang memerangi kaum muslimin, bahkan termasuk keberadaan musuh ini telah menjadi rumus yang sulit dipahami dan dipecahkan oleh banyak orang-orang jenius itu!!

Kami dahulu dan masih juga sekarang serta akan tetap mengatakan bahwa peperangan ini pada intinya adalah peperangan aqidah: Ia adalah peperangan salibis yahudi lagi seluruh kekuatan kafir terhadap Islam (pertamanya) dan terhadap kaum muslimin (keduanya). Dan tinjauan politik apapun yang tidak dibangun di atas hakikat syar’iy yang bisa diindra lagi bisa dilihat ini, maka ia adalah tinjauan yang sama sekali di luar dari logika, dikarenakan ia tidak dibangun di atas pondasi yang benar, sehingga sebagian mereka berjalan ke arah barat dan ke arah timur serta mendatangkan hal-hal aneh berupa pembenaran-pembenaran alasan peperangan ini yang mana para pimpinan kekafiran dan kemurtaddan di bumi ini telah bersepakat di dalamnya untuk memerangi Islam di seluruh belahan bumi, bukan hanya di Iraq dan Syam saja, dan bukan perang hanya terhadap Daulah Islamiyyah saja. Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, BANTAHAN, BERITA, FATWA, JIHAD, TAUHID

Para Pecinta Daulah Islam:


"أن هؤلاء الذين يعتذرون بالتكفير إذا تأملتهم إذا أن الموحدين أعداؤهم يبغضونهم ويستثقلونهم ، والمشركون والمنافقون هم ربعهم الذين يستأنسون إليهم..."


Syaikh Muhammad Ibnu Abdil Wahhab rahimahullah berkata: "Sesungguhnya orang-orang yang keberatan dengan masalah takfir (mua'yyan) itu, bila kamu amati mereka ternyata kaum muwahhidin itu adalah musuh mereka, di mana mereka membenci dan merasa dongkol dengan mereka itu, sedangkan kaum musyrikin dan kaum munafiqin itu justeru adalah kawan-kawan dekat mereka yang mereka sangat akrab dengan mereka itu..." (Ad Durar As Saniyyah 10/91).

[Abu Sulaiman Al Arkhabiliy]

Pages

Katagori

Tulisan Lainnya

Masukan alamat email anda untuk mendapat pemberitahuan tulisan terbaru dari blog ini

Join 470 other followers

free counters
Millahibrahim Islamic Calendar Widget

Infaq



Bantulah Dakwah Tauhid Dengan Infaq Anda, Karena Selain Untuk Blog Ini, Infaq Anda Untuk Kebutuhan Dakwah Tauhid.

ad

Tulisan Terakhir

Statistik Kunjungan

  • 1,673,537 kunjungan
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 470 other followers

%d bloggers like this: