(HUKMU TAKFIERIL MU’AYYAN WAL FARQU BAINA QIYAMIL HUJJAH WA FAHMIL HUJJAH)
Penulis: Al ’Allamah Al Muhaddits Al Ushully
Ishaq Ibnu Abdirrahman Ibnu Hasan Ibnu Muhammad Ibnu Abdil Wahhab
-rahimahullah-
Pentahqiq Dan Penta’liq
Syaikh Ahmad Hamud Al Kahlidiy
Alih Bahasa: Abu Sulaiman
_________________________________
Pengantar Penterjemah
Segala puji hanya milik Allah, shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasul-Nya yang mulia, keluarga dan para sahabatnya.
Orang sekarang atau bahkan semenjak munculnya berbagai macam syubhat, bila ada orang yang mengkafirkan orang-orang musyrikin secara ta’yin mereka langsung merinding dan bahkan langsung memvonis orang-orang yang mengkafirkan ta’yin orang-orang musyrik itu dengan label takfiriy, dan ini tidaklah aneh karena Syaikh Muhammad Ibnu Abdil Wahhab rahimahullah saat melakukan ta’yin dalam takfir langsung mendapatkan tanggapan negatif dari orang-orang yang kurang paham akan tauhid. Mereka memvonis beliau dan kaum muslimin pengikut dakwah beliau dengan sebutan Khawarij. Mereka mengambil perkataan Ibnu Taimiyyah rahimahullah tentang tawaquf beliau dari mengkafirkan secara ta’yin, namun mereka memotong perkataan beliau atau tidak paham alur perkataan itu1, mereka jadikan perkataan itu sebagai bahan untuk membantah orang–orang yang mengkafirkan kaum musyrikin secara ta’yin, padahal perkataan beliau itu bukan tentang masalah yang nampak jelas, tetapi masalah-masalah khafiyyah, seperti takfir Ahlil Ahwa Wal Bida’, silahkan rujuk perkataan beliau langsung dan baca komentar Syaikh Muhammad Ibnu Abdil Wahhab rahimahullah dalam kitabnya Mufidul Mustafid Fi Kufri Tarikit Tauhid, karena yang mencegah takfir secara ta’yin dalam masalah khafiyyah adalah ada unsur-unsur penghalang seperti jahil, talwil, keliru ijtihad dan yang lainnya. Adapun ta’yin ketika takfir orang yang menyekutukan Allah atau dalam kekafiran yang dhahirah adalah suatu keharusan, karena dalam syirik akbar ini tidak ada udzur karena jahil, taywil, taqlid, ijtihad dengan ijma para ulama, Syaikh Abdullah Aba Buthain rahimahullah berkata dalam kitabnya Al Intishar Lihizbillahil Muwahhidin:
Read the rest of this entry »
Like this:
Like Loading...
Filed under: AQIDAH, BANTAHAN, BERITA, FATWA, FIRQAH, MANHAJ, MURJI'AH, SALAFI, SALAFY, SYIRIK, SYUBHAT, TAKFIR, TAUHID, BANTAHAN, FATWA, FIRQAH, MANHAJ, MURJI'AH, SALAFY, SYUBHAT, TAKFIR, TAUHID
Komentar Terbaru