Jihad Menegakkan Tauhid & Membela Sunnah

Icon

“Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: “Sesungguhnya kami berlepas diri daripada kamu dan daripada apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja…” (Al-Mumtahanah: 4)

Sesungguhnya Rabb-mu Benar-Benar Mengintai

 

 

Bismillahirrahmanirrahim

 

Mu-assasah Al Furqan Lil Intaj Al I’lamiy

Menampilkan:

 

Statement Asy Syaikh Al Mujahid “Abu Muhammad Al ‘Adnaniy Asy Syamiy”-Hafidlahullah-

Juru Bicara Resmi Daulah Islamiyyah

 

Dengan Judul:

 

“Inna Rabbaka Labilmirshaad”

 

“Sesungguhnya Rabb-mu Benar-Benar Mengintai”

 

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Segala puji hanya bagi Allah Yang Maha Kuat lagi Maha Kokoh. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi yang diutus dengan pedang sebagai rahmat bagi sekalian alam.

Amma Ba’du:

Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman:

كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍ وَالْأَحْزَابُ مِن بَعْدِهِمْ وَهَمَّتْ كُلُّ أُمَّةٍ بِرَسُولِهِمْ لِيَأْخُذُوهُ وَجَادَلُوا بِالْبَاطِلِ لِيُدْحِضُوا بِهِ الْحَقَّ فَأَخَذْتُهُمْ فَكَيْفَ كَانَ عِقَابِ

“Sebelum mereka, kaum Nuh dan golongan-golongan yang bersekutu sesudah mereka telah mendustakan (rasul) dan tiap-tiap umat telah merencanakan makar terhadap rasul mereka untuk menawannya dan mereka membantah dengan (alasan) yang batil untuk melenyapkan kebenaran dengan yang batil itu; karena itu Aku azab mereka. Maka betapa (pedihnya) azab-Ku?” (Ghafir: 5).

Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman:

وَإِذْ يَمْكُرُ بِكَ الَّذِينَ كَفَرُواْ لِيُثْبِتُوكَ أَوْ يَقْتُلُوكَ أَوْ يُخْرِجُوكَ وَيَمْكُرُونَ وَيَمْكُرُ اللّهُ وَاللّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ

“Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya.” (Al Anfal: 30).

Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman:

الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُواْ لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَاناً وَقَالُواْ حَسْبُنَا اللّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ فَانقَلَبُواْ بِنِعْمَةٍ مِّنَ اللّهِ وَفَضْلٍ لَّمْ يَمْسَسْهُمْ سُوءٌ وَاتَّبَعُواْ رِضْوَانَ اللّهِ وَاللّهُ ذُو فَضْلٍ عَظِيمٍ إِنَّمَا ذَلِكُمُ الشَّيْطَانُ يُخَوِّفُ أَوْلِيَاءهُ فَلاَ تَخَافُوهُمْ وَخَافُونِ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

“(Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: “Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka”, maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.” Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridaan Allah. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah setan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman.” (Ali ‘Imran: 173-175).

 

Penolakan kebenaran dan perolok-olokan terhadapnya, dan Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, FIRQAH, JIHAD, KHILAFAH, MANHAJ, SYIRIK, TAUHID

Jundu Khilafah Di Bumi Al Jazair

 

Bismillahirrahmanirrahim

 

 

Jundul Khilafah Fi Ardlil Jazair

 

Jundu Khilafah Di Bumi Al Jazair

 

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Bayan Nomor 1:

 

Pembaharuan Bai’at Kepada Khalifah Kaum Muslimin

Abu Bakar Al Baghdadiy Al Qurasyiy Al Huseniy -Hafidhahullah-.

 

Bismillahirrahmanirrahim

Segala puji bagi Allah Rabbul ‘Alamiin, Penolong orang-orang yang tertindas, Penghancur syirik dan kaum musyrikin, dan Peroboh musuh-musuh millah dan dien ini.

Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi yang diutus dengan pedang menjelang hari kiamat sampai Allah saja yang diibadati.

Allah Ta’ala berfirman:

وَاعْتَصِمُواْ بِحَبْلِ اللّهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُواْ

“Dan berpegang teguhlah kalian semua dengan tali Allah, dan janganlah kalian bercerai berai.” (Ali Imran: 103),

dan Al Habib Al Mushthafa shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

وَأَنَا آمُرُكُمْ بِخَمْسٍ اللَّهُ أَمَرَنِي بِهِنَّ السَّمْعُ وَالطَّاعَةُ وَالْجِهَادُ وَالْهِجْرَةُ وَالْجَمَاعَةُ فَإِنَّ مَنْ فَارَقَ الْجَمَاعَةَ قِيدَ شِبْرٍ فَقَدْ خَلَعَ رِبْقَةَ الْإِسْلَامِ مِنْ عُنُقِهِ

“Aku memerintahkan kepada kalian lima hal yang mana Allah telah memerintahkannya kepadaku: As Sam’u, Ath Tha’ah, hijrah, jihad dan jama’ah, karena barangsiapa meninggalkan jama’ah barang sejengkal saja, maka dia itu telah mencopot ikatan islam dari lehernya.” (Riwayat At Tirmidziy).

Sesungguhnya kami tatkala mengamati Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, BERITA, FIRQAH, JIHAD, KHILAFAH, MANHAJ

Menyongsong Perang Ahzab Jilid Dua

 

Menyongsong Perang Ahzab Jilid Dua

 

 

Aneh Umat ini, dan aneh pula orang-orang yang dianggap tokoh dan di-ulama-kan umat, seolah mereka tidak pernah membaca Al Qur’an dan mengkaji Sirah Nabawiyyah. Setiap kali fitnah dan tuduhan disematkan kepada Daulah Islamiyyah, maka Allah Ta’ala memberikan jawabannya dengan fakta realita yang nyata, namun setiap kali syubhat dan fitnah itu terbantahkan maka para pendengki dan musuh Daulah itu mendatangkan syubhat dan fitnah yang lain, dan begitulah seterusnya, ini semua tidak lain adalah dikarenakan Daulah Islamiyyah itu membawa ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang benar-benar murni lagi segar seolah ia baru diturunkan, sedangkan setiap nabi itu memiliki musuh dari kalangan setan manusia dan jin yang melontarkan syubhat yang dikemas dengan kemasan yang indah dalam rangka menipu manusia, maka begitu juga setiap orang atau pihak yang membawa ajaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang murni maka ia akan memiliki musuh dan pendengki dari kalangan setan jin dan manusia yang melontarkan syubhat dan fitnah dalam rangka menipu umat dan memalingkan mereka darinya, Allah Ta’ala berfirman:

Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, FIRQAH, JIHAD, KHILAFAH, MANHAJ, SYUBHAT

Status Orang Yang Mengudzur Dengan Kebodohan

 

Sekarang ini muncul pemahaman sesat yang dihembuskan oleh Ahmad Al Hazimiy (di Saudi) di mana dia mengkafirkan orang yang MENGUDZUR jahil pelaku syirik akbar yang mengaku muslim, dan dia menjadikan pengkafiran orang yang mengudzur jahil pelaku syirik akbar itu sebagai masalah dhahirah, sehingga orang yang tidak mengkafirkannya itu adalah dihukumi kafir secara langsung menurut dia. Ini jelas adalah ghuluw dan kesesatan, sehingga dengan paham sesat dan ghuluw ini, dia dan orang-orang yang terpengaruh dengan paham sesatnya ini mengkafirkan para muwahhidin mujahidin yang tidak mengkafirkan langsung orang yang mengudzur jahil pelaku syirik akbar yang mengaku muslim.

Perlu diketahui bahwa aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah bahwa orang yang mengaku muslim yang melakukan syirik akbar secara sengaja lagi tidak dipaksa maka dia itu adalah musyrik baik dia itu ‘alim ataupun jahil, baik hujjah sudah tegak terhadapnya maupun belum, sedangkan orang yang tidak mengkafirkannya dan mengudzurnya dengan sebab kebodohan atau takwil serta menganggapnya masih sebagai orang muslim maka dia jatuh dalam kesalahan dan kesesatan serta paham bid’ah yang menyimpang dari Ahlussunnah wal Jama’ah, dan tidak dikafirkan kecuali setelah ada bayan dan pelenyapan syubhat.

Tulisan di bawah ini akan menjelaskan hal tersebut, silahkan dikaji:

 

Hukmu Al ‘Aadzir Bil Jahli

 

Status Orang Yang Mengudzur Dengan Kebodohan

 

Penulis: Asy Syaikh Al Mujahid Abu Bilal Al Harbiy.

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Segala puji hanya bagi Allah Rabbul ‘Alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi dan Rasul paling mulia. Wa Ba’du:

Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, BANTAHAN, FIQH, JIHAD, MANHAJ, MURJI'AH, SYIRIK, SYUBHAT, TAKFIR, TAUHID

Kenapa Ributkan Pemotongan Leher Kafir Amerika?

 

Kenapa Ributkan Pemotongan Leher Kafir Amerika?

 

Penulis: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Amerika adalah negara paling durjana di bumi ini, tidak ada kejahatan terhadap kaum muslimin di belahan dunia manapun kecuali Amerika dalangnya, jutaan muslim di Iraq mati akibat pengeboman Amerika, kaum muslimah di Iraq diperkosa oleh bala tentara salib Amerika, kota-kota Iraq hancur akibat bombardir Amerika, ribuan muslimin mati di Afghanistan akibat bombardir Amerika, begitu juga di Sudan juga di Yaman, dan kejahatan-kejahatan para penguasa thaghut berbagai negara terhadap kaum muslimin adalah semua atas restu dan pembiaran Amerika, dan juga kejahatan-kejahatan Pemerintah Rafidlah Irak terhadap kaum muslimin (Ahlussunnah) semua atas sokongan Amerika, kejahatan dan kekejaman kaum Biksu Budha di Myanmar terhadap kaum muslimin, kejahatan orang-orang Kristen di Negeria yang membakar kaum muslimin hidup-hidup di dalam parit, dan kejahatan kaum kristren di Afrika Tengah yang membantai kaum muslimin dan bahkan membakar mereka dan memakan dagingnya, juga kejahatan kaum kristen di Bosnia, bahkan kejahatan kaum kristen di Poso dan Ambon yang sangat nyata, maka kenapa para Kyai, para ustadz dan ormas-ormas yang mengaku Islam itu tidak banyak mengecam hal-hal itu dan bila ada pengecaman juga hanya sesaat yang tidak ada bekasnya dan tidak dibuat sebagai pemberitaan yang selalu hangat, dan pemerintah RI juga tidak menjadikan ajaran Budha dan Kristen dilarang di Indonesia dengan sebab pembantaian-pembantaian kepada kaum muslimin itu, dan bahkan pembunuhan kaum muslimin yang dilakukan oleh milisi Syi’ah di Diyala di saat mereka bubar jum’atan juga tidak dikomentari oleh orang-orang dan ormas-ormas yang vokal itu, dan tidak menjadikan ajaran Syi’ah dilarang di negeri ini? Tapi seorang kafir Amerika saja dipotong lehernya oleh Daulah Islamiyyah maka dunia dan para syaikh itu ramai-ramai mempermasalahkannya dengan mengatakan bahwa itu bukan ajaran Islam dan memotong leher orang kafir itu tidak boleh, dan Islam berlepas diri darinya. Orang-orang itu telah mengumpulkan pada dirinya kebodohan terhadap hukum Islam, dosa duduk-duduk dari jihad, dosa tidak hijrah padahal mampu serta dosa mencela dan menggembosi kebenaran.

 

Simaklah penjelasan Read the rest of this entry »

Filed under: BANTAHAN, FIQH, FIRQAH, JIHAD, KHILAFAH, MANHAJ

Bayan Seputar Tindakan Khilafah Terhadap Kaum Nasrani

 

Bayan Seputar Tindakan Khilafah Terhadap Kaum Nasrani

 

Penulis: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Segala puji hanya bagi Allah Rabbul ‘Alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasul-Nya, keluarganya dan semua sahabatnya. Wa Ba’du:

 

Ketika Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan tamkin dan kemenangan kepada Daulatul Khilafah dan ia menegakkan hukum-hukum Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diantaranya adalah penegakan hukum bagi ahli dzimmah, akad dzimmah, menetapkan akad dzimmah kepada orang-orang kafir dzimmi dan menetapkan jizyah atas mereka maka muncullah kecaman, kutukan dari orang-orang kafir, dari orang-orang munafik dan dari orang-orang yang jahil terhadap hukum Islam ini. Mereka menuduh Daulah Islam menyelisihi syariat Allah Subhanahu wa Ta’ala dan wajarlah bila orang-orang jahil itu mengatakan akan hal tersebut karena mereka tidak pernah melihat apa yang ada dalam Al-Qur’an atau mereka membaca namun tidak memahaminya dan mereka tidak memahami apa yang ada dalam hadits Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan mereka juga tidak memahami apa yang ada dalam sirah (perjalanan) Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan zaman-zaman keemasan Islam.

Syariat jizyah adalah merupakan Read the rest of this entry »

Filed under: BANTAHAN, FIQH, FIRQAH, JIHAD, KHILAFAH, MANHAJ

Bantahan Terhadap Syubhat Para Penentang Penegakan Khilafah

 

Raddu Da’aawaa Al Mu’taridliin laa Iqaamatil Khilaafah

 

Bantahan Terhadap Syubhat Para Penentang Penegakan Khilafah

 

Penulis: Dzu-alah Al ‘Amiriy

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Bismillahirrahmanirrahim.

Segala puji hanya bagi Allah, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasulullah. Amma Ba’du:

Setelah pendeklarasian penegakan Khilafah oleh Daulah Islamiyyah dan pengangkatan Ibrahim Al Badriy Al Hasyimiy sebagai Khalifah bagi kaum muslimin, maka para penentang menentang pendeklarasian dan pengangkatan khalifah ini. Dan sebelum kami menyebutkan macam-macam para penentang dan meninjau alasan-alasan rapuh yang mereka kemukakan itu, kami akan memulai terdahulu dengan muqaddimah yang akan kami jadikan pijakan di saat kami mengutarakan jawabannya.

Kami katakan:

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

يوشك أن تداعى عليكم الأمم، كما تداعى الآكلة إلى قصعتها فقال قائل: ومن قلة نحن يومئذ؟ قال: بل أنتم يومئذ كثير، ولكنكم غثاء كغثاء السيل

Artinya: “Hampir tiba saatnya di mana umat-umat mengerumuni kalian, sebagaimana orang-orang yang makan mengerumuni nampannya,” Maka salah seorang bertanya: “Apakah karena kami ini berjumlah sedikit di saat itu?” Maka beliau menjawab: “Justru kalian di saat itu sangatlah banyak, akan tetapi kalian itu adalah buih seperti buih banjir.”

Dan berkata: Read the rest of this entry »

Filed under: BANTAHAN, FIRQAH, JIHAD, KHILAFAH, MANHAJ, SYUBHAT

Benci Khilafah Islamiyyah Adalah Benci Islam

 

Benci Khilafah Islamiyyah Adalah Benci Islam

 

 

Sekarang ini para tokoh yang mengaku Islam memvonis orang-orang yang mendukung Daulah Islamiyyah atau Khilafah Islamiyyah (bukan ISIS karena ISIS sudah tidak ada) sebagai orang-orang yang sinting alias gila seperti kutipan berikut: (“Hanya orang sinting saja yang mau bergabung dengan ISIS dan kelompok sejenis itu,” kata Syafi’i kepada Tempo melalui pesan singkat, Kamis, 31 Juli 2014. http: //www.tempo.co/read/news/2014/08/01/078596645/Syafii-Maarif-Dukung-ISIS-Itu-Sinting).

Padahal Daulah Islamiyyah itu murni membawa ajaran yang dibawa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan melaksanakan tauhid yang merupakan dakwah para nabi dan rasul, dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga dituduh oleh kaumnya yang kafir sebagai orang sinting alias gila, sebagaimana firman Allah Ta’ala:

إِنَّهُمْ كَانُوا إِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ يَسْتَكْبِرُونَ وَيَقُولُونَ أَئِنَّا لَتَارِكُوا آلِهَتِنَا لِشَاعِرٍ مَّجْنُونٍ

“Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka: “Laa ilaaha illallah” (Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah) mereka menyombongkan diri. dan mereka berkata: “Apakah sesungguhnya kami harus meninggalkan sembahan-sembahan kami karena seorang penyair gila?”.” [Ash Shaaffaat: 35-36],

dan firman-Nya Ta’ala:

أَمْ لَمْ يَعْرِفُوا رَسُولَهُمْ فَهُمْ لَهُ مُنكِرُونَ أَمْ يَقُولُونَ بِهِ جِنَّةٌ بَلْ جَاءهُم بِالْحَقِّ وَأَكْثَرُهُمْ لِلْحَقِّ كَارِهُونَ

“Ataukah mereka tidak mengenal rasul mereka, karena itu mereka memungkirinya?  Atau (apakah patut) mereka berkata: “Padanya (Muhammad) ada penyakit gila.” Sebenarnya dia telah membawa kebenaran kepada mereka, dan kebanyakan mereka benci kepada kebenaran.” [Al Mu'minun: 69-70].

Jadi jangan heran bila para pendukung Daulah Islamiyyah itu dituduh sinting alias gila, karena panutan mereka yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dituduh gila juga oleh para tokoh saat itu.

 

Sebagian para tokoh yang mengaku islam di negeri ini juga menyebut para pendukung Daulah Islamiyyah juga sebagai orang-orang bodoh alias dangkal pemikirannya, seperti kutipan berikut: Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, FIRQAH, JIHAD, KHILAFAH, MANHAJ, TAUHID

Kewajiban Hijrah Ke Darul Khilafah Dari Negara-Negara Kafir

 

Kewajiban Hijrah Ke Darul Khilafah Dari Negara-Negara Kafir

 

 

Segala puji hanya milik Allah, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasul-Nya, keluarganya dan para sahabatnya. Wa Ba’du:

Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan:

أَنَا آمُرُكُمْ بِخَمْسٍ اللَّهُ أَمَرَنِي بِهِنَّ بِالْجَمَاعَةِ وَبِالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ وَالْهِجْرَةِ وَالْجِهَادِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

“Aku memerintahkan kepada kalian lima hal yang Allah telah perintahkan diriku dengannya: Jama’ah, sikap mendengar, ketaatan, hijrah dan jihad di jalan Allah.” [Hadits Shahih riwayat Al Imam Ahmad].

Di awal Ramadlan tahun 1435 H ini Khilafah Islamiyyah telah dideklarasikan dan Syaikh Ibrahim ‘Awwad telah diangkat sebagai Khalifah bagi seluruh kaum muslimin di muka bumi, dan kaum muslimin hari ini telah memiliki negara yang ditakuti semua kalangan kafir dan munafiq, sehingga para thaghut itu menindas para muwahhidin yang mendukung khilafah islamiyyah ini. Oleh sebab itu wajib hukumnya berhijrah dari negara kafir ke Daulah Islamiyyah bagi setiap muslim dan muslimah yang tidak bisa menjaharkan prinsipnya dan tidak aman dari gangguan para thaghut bila ia tetap hidup di negara kafir itu di saat dia menjaharkan keyakinannya serta dia mampu dan mengetahui jalan hijrah. Allah Ta’ala mengancam orang yang tidak hijrah padahal dia mampu hijrah di dalam firman-Nya:

إِنَّ الَّذِينَ تَوَفَّاهُمُ الْمَلائِكَةُ ظَالِمِي أَنْفُسِهِمْ قَالُوا فِيمَ كُنْتُمْ قَالُوا كُنَّا مُسْتَضْعَفِينَ فِي الأرْضِ قَالُوا أَلَمْ تَكُنْ أَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةً فَتُهَاجِرُوا فِيهَا فَأُولَئِكَ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَسَاءَتْ مَصِيرًا

“Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya: “Dalam keadaan bagaimana kamu ini?”. Mereka menjawab: “Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah)”. Para malaikat berkata: “Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?”. Orang-orang itu tempatnya neraka Jahanam, dan Jahanam itu seburuk-buruk tempat kembali,” [An Nisaa: 97],

dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berlepas diri dari orang yang tidak hijrah dan tetap tinggal di negara kafir di tengah orang-orang musyrik:

Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, JIHAD, FATWA, MANHAJ, FIRQAH, FIQH, KHILAFAH

Kekhilafahan Di Atas Manhaj Kenabian Ataukah Kekhilafahan Lokal?

 

Bismillahirrahmanirrahim

 

Khilaafah ‘Alaa Minhaaj An Nubuwwah Am Khilaafah Quthriyyah

 

Kekhilafahan Di Atas Manhaj Kenabian Ataukah Kekhilafahan Lokal?

 

Penulis: Abu Maisarah Asy Syami – ghafarallahu lahu -

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Bismillahirrahmanirrahim.

Segala puji hanya bagi Allah Yang Maha Besar lagi Maha Agung. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi yang banyak tersenyum lagi banyak berperang, serta kepada ahli bait-nya yang mulia lagi suci. Wa Ba’du:

 

Di awal Fitnah Jaulaniyyah (fitnah yang disebabkan oleh Al Jaulaniy) sebagian ikhwah berkata: “Apa perbedaan antara statement-statement Jabhah Islamiyyah dengan statement-statement Imarah Afghanistan?” Terus ia menyebutkan bahwa ia tidak melihat perbedaan antara ungkapan-ungkapan wathaniyyah (kebangsaan) yang ada di dalam Pernyataan-Pernyataan Resmi Imarah Afghanistan dengan Pernyataan-Pernyataan yang dilontarkan oleh para pemimpin Jabhah Islamiyyah.

Saya berkata: Tidaklah berlebihan orang yang mengatakan bahwa statement-statement resmi Jabhah Islamiyyah itu lebih terarah daripada statement-statement Imarah Afghanistan. Bahkan orang yang suka bangga dengan pikirannya yaitu Iyad Qunaibiy telah mengklaim bahwa Jabhah Islamiyyah itu lebih utama daripada Harakah Taliban, dan dia mengklaim bahwa Jabhah Islamiyyah itu Salafiyyah dan sedangkan Harakah Taliban itu tidak Salafiyyah.

Ya Jabhah Islamiyyah itu Salafiyyah di atas madzhab Al ‘Ur’ur Al Jamiy dan Ath Tharifiy As Sururiy.

 

Saya sebagaimana yang lainnya hidup menjalani fase itu di tahun Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, BANTAHAN, FIRQAH, JIHAD, KHILAFAH, MANHAJ

Bantahan Terhadap Orang Yang Menyesatkan Lagi Sesat Di Balik Layar

 

Bismillahirrahmanirrahim

 

Arraddu ‘Alal Fattaan Al Maftuun Waraa-a Al Kawaaliis

 

Bantahan Terhadap Orang Yang Menyesatkan Lagi Sesat Di Balik Layar

 

Penulis: Abu Maisarah Asy Syami -ghafarallahu lahu-

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Segala puji hanya bagi Allah Yang Maha Besar lagi Maha Agung. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi yang murah senyum lagi sering berperang, juga kepada keluarganya yang baik lagi suci. Wa Ba’du:

Sebagaimana orang lain, saya telah menyaksikan potongan video lama seputar pembai’atan Al Qa’idah terhadap Mulla Umar yang dibocorkan atau disebarkan oleh para pengurus Muassasah As Sahab Al I’lamiyyah yang dipimpin oleh Si orang yang menyesatkan lagi sesat yaitu Adam Godan Al Amrikiy -semoga Allah segera membongkar kejahatannya dan mengeluarkan apa yang ada di dalam hatinya-, dan saya tidak ragu lagi bahwa dia-lah dalang di balik ini semuanya. Orang sesat yang berbangsa Amerika ini sekarang adalah yang mengendalikan Tandhim Al Qa’idah dari balik layar, dan dia bekerja untuk merealisasikan kepentingan-kepentingan Lembaga RAND Amerika -tanpa dia sadari- sehingga seperti gayung bersambut, wallahul musta’an.

Di mana Adam memunculkan kembali video ini dari arsip dalam rangka mengklaim bahwa para panglima Al Qa’idah dan Taliban itu dulu meyakini kekhilafahan Mulla Umar! Sedangkan ini adalah murni kebohongan dan pengada-adaan dusta atas nama Asy Syaikh Asy Syahid rahimahullah, bahkan dusta juga atas nama orang yang mereka gelari sebagai Al Hakim (Adh Dhawahiriy, red)!

 

Pertama: Bantahan Dari “Al Hakim” Mereka.

 

Al Hakim mereka (Adh Dhawahiriy) ditanya:

“Seandainya ada dua imarah islamiyyah atau dua khilafah di Afganistan dan di Iraq, maka apakah keduanya itu dua negara yang terpisah? Ataukah keduanya itu berada di bawah kekuasaan satu pemimpin? Dengan makna yang lebih jelas; Apakah peranan Mulla Muhammad Umar atau Syaikh Umar Al Baghdadiy atau Syaikh Usamah ibnu ladin itu berbeda? Dan apakah hubungan di antara peranan-peranan mereka itu?”. Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, BANTAHAN, FIRQAH, JIHAD, KHILAFAH, MANHAJ

Spesial: Khutbah Jum’at Amirul Mu’minin

 

Bismillahirrahmanirrahim

 

Muassasah Al Furqan Lil Intij Al I’lamiy

 

Menghaturkan:

 

 

Sajian Spesial Khutbah Dan Shalat Jum’at

Di Al Jami’ Al Kabir

Di Kota Mosul 

6 Ramadlan 1435 H

 

****

 

Yang Disampaikan Oleh:

Khalifah Ibrahim

Amirul Mu’minin Di Daulah Islamiyyah

Hafidhahullah

 

 ****

 

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

****

 

Al Khalifah Al Imam Ibrahim Hafidhahullah

Assalamu ‘Alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh

 

****

 

(Adzan)

Allahu Akbar Allahu Akbar

Allahu Akbar Allahu Akbar

Asyhadu Allaa Ilaha illallah

Asyhadu Allaa Ilaha illallah

Asyhadu Anna Muhammadan Rasulullah

Asyhadu Anna Muhammadan Rasulullah

Hayya ‘Alash Shalah Hayya ‘Alash Shalah

Hayya ‘Alal Falah Hayya ‘Alal Falah

Allahu Akbar Allahu Akbar

Laa ilaha Illallah

 

****

 

(Khutbah Pertama)

Al Khalifah Al Imam Ibrahim Hafidhahullah

 

Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kita memuji-Nya, kita meminta pertolongan-Nya, kita meminta ampunan-Nya serta kita berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa kita dan dari keburukan amalan kita. Siapa orangnya yang Allah berikan hidayah kepadanya, maka tiada seorang-pun yang bisa menyesatkannya, dan siapa orangnya yang Allah sesatkan, maka tiada seorang-pun yang bisa memberikan hidayah kepadanya. Saya bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak diibadati kecuali Allah saja yang tidak ada sekutu bagi-Nya, dan saya bersaksi bahwa Muhammad itu adalah hamba dan utusan-Nya, semoga Allah Ta’ala melimpahkan shalawat dan salam kepadanya, kepada keluarganya dan kepada para sahabatnya.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” [Ali ‘Imran: 102]

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلا سَدِيدًا * يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا *

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.” [Al Ahzab: 70-71]

Amma ba’du,

Sesungguhnya sebaik-baiknya perkataan adalah Kitabullah dan sebaik-baiknya tuntunan adalah tuntunan Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta seburuk-buruknya urusan adalah apa yang diada-adakan, sedangkan setiap yang diada-adakan itu adalah bid’ah, dan setiap bid’ah adalah kesesatan, dan sedangkan setiap kesesatan itu di neraka.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ * أَيَّامًا مَّعْدُودَاتٍ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu.” [Al Baqarah: 183-184]

Dan berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيَ أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu,” [Al Baqarah: 185]

Wahai kaum muslimin; sesungguhnya sampai ke bulan Ramadlan adalah nikmat yang besar dan karunia yang agung dari Allah Ta’ala, bulan yang awalnya adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, dan penghujungnya adalah pemerdekaan dari api neraka.

Bulan yang barangsiapa melaksanakan shaum di dalamnya dalam rangka keimanan dan pengharapan apa yang di sisi Allah, maka diampuni apa yang telah lalu dari dosanya, dan barangsiapa melakukan qiyam (shalat malam) di dalamnya maka diampuni apa yang telah lalu dari dosanya. Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

مَن صام رمضان إيمانًا واحتسابًا: غُفِر له ما تقدّم مِن ذنبه، ومَن قام رمضان إيمانًا واحتسابًا: غُفِر له ما تقدّم مِن ذنبه

“Bulan yang barangsiapa melaksanakan shaum Ramadlan dalam rangka keimanan dan pengharapan apa yang di sisi Allah, maka diampuni apa yang telah lalu dari dosanya, dan barangsiapa melakukan qiyam (shalat malam) di bulan Ramadlan maka diampuni apa yang telah lalu dari dosanya.”.

Bulan yang bila ia telah masuk, maka dibukakanlah pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka serta dibelenggulah syaitan-syaitan. Bulan yang di dalamnya ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, dan siapa yang terhalang dari mendapatkannya maka terhalanglah dia dari segala kebaikan.

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ * تَنَزَّلُ الْمَلائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ * سَلامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ *

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” [Al Qadr: 3-5]

Bulan yang di dalamnya Allah memiliki orang-orang yang dimerdekakan, orang-orang yang dimerdekakan dari api neraka, dan itu adalah pada setiap malam, bulan yang dibuka di dalamnya pasar jihad, di mana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam bulan ini menyematkan panji-panji dan mengirimkan pasukan-pasukan untuk memerangi musuh-musuh Allah, untuk menjihadi kaum musyrikin, maka gunakanlah kesempatan di bulan yang mulia ini wahai hamba-hamba Allah dalam ketaatan kepada Allah; karena di dalamnya segala pahala dilipat-gandakan.

وَفِي ذَلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُونَ

“Dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.” [Al Muthaffifin: 26]

Wahai kaum muslimin; sesungguhnya Allah Tabaraka wa Ta’ala telah menciptakan kita untuk mentauhidkan-Nya, mengibadati-Nya dan menegakkan dien-Nya, Allah Ta’ala berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإِنسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” [Adz Dzariyat: 56]

Dan Allah Tabaraka Wa Ta’ala telah memerintahkan kita untuk memerangi musuh-musuh-Nya dan untuk berjihad di jalan-Nya; dalam perealisasian hal itu dan dalam penegakan dien, Allah Ta’ala berfirman:

كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّكُمْ

“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci.” [Al Baqarah: 216]

Dan berfirman:

وَقَاتِلُوهُمْ حَتَّى لاَ تَكُونَ فِتْنَةٌ وَيَكُونَ الدِّينُ كُلُّهُ لِلَّه

Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. [Al An’am: 39]

Wahai manusia; Sesungguhnya dienullah Tabaraka wa Ta’ala itu tidak bisa ditegakkan dan tidak bisa juga direalisasikan tujuan yang karenanya Allah telah menciptakan kita; kecuali dengan pemberlakuan syari’at Allah, tahakum kepadanya, dan penegakan hudud, sedangkan hal itu tidak bisa terwujud kecuali dengan kekuatan dan pemerintahan, Allah Ta’ala berfirman:

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ وَأَنزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ

“Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama) Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” [Al Hadid: 25]

Inilah pilar tegaknya dien: Kitab yang membimbing dan pedang yang membela, dan sesungguhnya saudara-saudara kalian yang berjihad telah diberikan karunia kemenangan dan penaklukan oleh Allah Tabaraka wa Ta’ala, dan Dia telah memberikan kepada mereka tamkin setelah bertahun-tahun di dalam jihad dan sabar serta menghadapi musuh-musuh Allah, dan Allah-pun memberikan kepada mereka taufiq dan tamkin untuk mencapai tujuan mereka; kemudian merekapun bergegas mendeklarasikan khilafah dan pengangkatan imam, sedangkan ini adalah wajib atas kaum muslimin, kewajiban yang telah diterlantarkan sejak berabad-abad dan telah lenyap dari dunia nyata, sehingga banyak kaum muslimin tidak mengetahui kewajiban ini, yang mana mereka itu -yaitu kaum muslimin- berdosa dengan sebab penelantaran dan penyia-nyiaannya, dan wajib atas mereka untuk selalu berupaya untuk menegakkannya. Dan inilah sekarang mereka telah menegakkannya walillahil hamdu wal minnah, dan sungguh saya telah diuji dengan urusan besar ini, saya telah diuji dengan amanah ini; amanah yang berat, dimana saya diangkat untuk memimpin anda sekalian padahal saya ini bukan orang terbaik di antara kalian dan bukan pula orang yang lebih utama dari kalian, maka bila kalian melihatku di atas kebenaran, maka bantulah saya, dan bila kalian meliahtku di atas kebatilan, maka nasehatilah saya dan luruskanlah saya, taatilah saya selagi saya taat kepada Allah dalam mengurusi kalian, dan bila saya maksian kepada-Nya, maka tidak ada ketaatan kepadaku atas diri kalian. Dan sesungguhnya saya tidak menjanjikan kepada kalian seperti apa yang dijanjikan para raja dan para penguasa kepada para pengikut dan rakyatnya; berupa kesejahteraan, kenyamanan, keamanan dan kesentosaan, akan tetapi yang saya janjikan kepada kalian hanyalah apa yang Allah Tabaraka wa Ta’ala janjikan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman:

وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُم فِي الأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” [An Nur: 55]

Dan berfirman:

وَلاَ تَهِنُوا وَلاَ تَحْزَنُوا وَأَنتُمُ الأَعْلَوْنَ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ 

Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.[Ali ‘Imran: 139]

Dan berfirman:

إِن يَنصُرْكُمُ اللَّهُ فَلاَ غَالِبَ لَكُمْ

“Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu;” [Ali Imran: 160]

Dan berfirman:

وَكَانَ حَقًّا عَلَيْنَا نَصْرُ الْمُؤْمِنِينَ

“Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman.” [An Nur: 47]

Dan berfirman:

وَلِلَّهِ الْعِزَّةُ وَلِرَسُولِهِ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَلَكِنَّ المُنَافِقِينَ لَا يَعْلَمُونَ 

“Padahal kekuatan itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi orang-orang mukmin,” [Al Munafiqun: 8]

Inilah apa yang dijanjikan Allah, dan bila kalian menginginkan apa yang Allah janjikan, maka bertaqwalah kepada Allah dan taatlah kepada-Nya, bertaqwalah kepada Allah Yang Maha Agung dalam segala hal dan dalam semua keadaan, komitmenlah di atas Al Haq dan pegang-teguhlah Al haq itu baik dalam hal yang kalian sukai maupun dalam hal yang tidak kalian sukai.

Bila kalian menginginkan apa yang Allah janjikan, maka berjihadlah di jalan Allah, kobarkanlah semangat jihad di tengah kaum mu’minin dan sabarlah di atas kesulitan itu. Dan seandainya kalian mengetahui apa yang ada pada jihad itu berupa pahala, kemuliaan, kejayaan dan keagungan di dunia dan akhirat; tentu tidak ada seorangpun di antara kalian yang duduk-duduk atau absen dari jihad; karena ia adalah perniagaan yang telah Allah tunjukkan dan dengannya Allah menyelamatkan dari kehinaan serta memasukan dengannya ke dalam kemuliaan di dunia dan akhirat.

تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنفُسِكُمْ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ * يَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَيُدْخِلْكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأَنْهَارُ وَمَسَاكِنَ طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ * وَأُخْرَى تُحِبُّونَهَا نَصْرٌ مِّنَ اللَّهِ وَفَتْحٌ قَرِيبٌ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ

“(yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam surga Adn. Itulah keberuntungan yang besar. Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman.” [Ash Shaff: 11-13]

Saya katakan apa yang saya katakan ini, dan saya memohon ampunan kepada Allah bagi saya dan bagi kalian, maka berdoalah kepada Allah sedangkan kalian penuh keyakinan dengan pengkabulan.

 

****

 

Khutbah Kedua:

Al Khalifah Al Imam Ibrahim hafidlahullah:

 

Segala puji hanya bagi Allah dengan sebenar-benarnya pujian, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada orang yang yang tidak ada Nabi lagi sesudahnya, juga kepada keluarganya, para sahabatnya, barisannya dan bala tentaranya serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik sampai hari perjumpaan dan pembalasan. Tidak ada ilah yang haq kecuali Allah yang tidak ada sekutu bagi-Nya, Dia telah menunaikan janji-Nya, menolong bala-tentara-Nya, dan telah mengalahkan pasukan sekutu sendirian. Tidak ada ilah yang haq kecuali Allah yang tidak ada sekutu bagi-Nya, seraya (kami) memurnikan seluruh ketundukkan kepada-Nya, walaupun orang-orang kafir tidak menyukainya.

Wahai hamba-hamba Allah; tegakkanlah dien kalian, dan bertaqwlah kepada Allah dengan sebenar-benarnya ketaqwaan; tentu Dia pasti menjayakan kalian di dunia dan di akhirat, bila kalian mendapatkan keamanan, maka bertaqwalah kepada Allah, bila kalian menginginkan karunia rizqi, maka bertaqwalah kepada Allah, dan bila kalian mengingkan kehidupan yang mulia, maka bertaqwalah kepada Allah dan berjihadlah di jalan Allah. Kami memohon kepada Allah Yang Maha Agung Rabb ‘Arsu yang agung agar menyatukan kalimat kalian, menyatukan hati kalian dan membimbing kalian kepada kebaikan yang Dia cintai dan Dia ridlai.

Ya Allah jayakanlah Islam dan kaum muslimin, hinakanlah syirik dan kaum musyrikin, dan tolonglah hamba-hamba-Mu yang berjihad lagi bertauhid di belahan timur dan barat bumi. Ya Allah tepatkanlah tembakan mereka dan tepatkanlah pendapat mereka. Ya Allah siapkanlah bagi mereka kelurusan dari urusan mereka dan jadikanlah pertolongan-Mu yang baik sebagai bala bantuan bagi mereka. Ya Allah, Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati; teguhkanlah hati kami di atas dien-Mu. Ya Allah, wahai Dzat yang memalingkan hati, palingkanlah hati kami kepada ketaatan kepada-Mu. Ya Allah sucikanlah hati kami dari nifaq dan sucikanlah amalan kami dari riya, dan sucikanlah lisan kami dari dusta, serta sucikanlah mata kami dari khianat. Ya Allah sesungguhnya kami memohon kepada Engkau keimanan yang jujur, hati yang khusyu’ dan amalan yang diterima. Ya Allah sesungguhnya kami memohon kepada Engkau ampunan dan ‘afiyah serta keterjagaan yang selalu pada dien dan dunia. Ya Allah jadikanlah perkumpulan kami ini perkumpulan yang dirahmati dan jadikanlah perpisahan kami ini sesudahnya sebagai perpisahan yang penuh berkah lagi dilindungi. Dan janganlah Engkau jadikan di tengah kami ini dan bersama kami ini orang yang binasa dan orang yang terhalang dari kebaikan. Dan akhir seruan kami adalah Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin. Semoga shalawat dan salam juga barakah Allah limpahkan kepada Nabi kita Muhammad, dan dirikanlah shalat.

 

****

 

(Iqamah Shalat)

Allahu Akbar Allahu Akbar

Asyhadu Allaa Ilaha illallah

Asyhadu Anna Muhammadan Rasulullah

Hayya ‘Alash Shalah Hayya ‘Alal

Qad Qamatish Shalah Qad Qamatish Shalah

Allahu Akbar Allahu Akbar

Laa ilaha Illallah

 

****

 

Al Khalifah Al Imam Ibrahim Hafidhahullah

Berbarislah, luruslah, rapatkanlah, sejajarkanlah pundak-pundak dan tumit-tumit, jangan kalian biarkan celah untuk syaitan, luruskanlah barisan-barisan kalian, karena sesungguhnya pelurusan barisan itu termasuk kesempurnaan shalat.

 

****

 

(Shalat mulai)

Al Khalifah Al Imam Ibrahim Hafidhahullah

Allahu Akbar.

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ * الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ * مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ * إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ * اهدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ * صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ

“Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” [Al Fatihah]

Jama’ah Shalat:

Aamiiin

 

Al Khalifah Al Imam Ibrahim Hafidhahullah

وَأَطِيعُواْ اللَّهَ وَالرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ * وَسَارِعُواْ إِلَى مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ * الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاء وَالضَّرَّاء وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ * وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُواْ فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُواْ أَنفُسَهُمْ ذَكَرُواْ اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُواْ لِذُنُوبِهِمْ وَمَن يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّواْ عَلَى مَا فَعَلُواْ وَهُمْ يَعْلَمُونَ * أُوْلَئِكَ جَزَاؤُهُم مَّغْفِرَةٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَجَنَّاتٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ *

“Dan taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.” [Ali ‘Imran: 132-136]

 

Allahu Akbar!

  (Khalifah dan Jama’ah ruku’)

 

Al Khalifah Al Imam Ibrahim Hafidhahullah

Sami’allahu Liman Hamidah

 

Al Khalifah Al Imam Ibrahim Hafidhahullah

Allahu Akbar!

 (Khalifah dan Jama’ah semua sujud)

 

Al Khalifah Al Imam Ibrahim Hafidhahullah

Allahu Akbar!

(Semua bangkit)

 

Al Khalifah Al Imam Ibrahim Hafidhahullah

Allahu Akbar!

(Semua sujud lagi)

 

****

 

 

 

 

Penterjemah berkata: Selesai dialihbahasakan pada tanggal 7 Ramadhan 1435 H

oleh Abu Sulaiman Al Arkhabiliy di LP Kembang Kuning Nusakambangan.

 

 

Download

Link Youtube

 

 

Filed under: FATWA, FIRQAH, JIHAD, KHILAFAH, MANHAJ

Pesan Amirul Mukminin Kepada Mujahidin Dan Umat Islam Di Bulan Ramadlan

 

 

Muassasah Al Furqan Lil Intijaj Al I’lamiy Menghadirkan:

 

Risalah Ilal Mujahidin Wal Ummah Al Islamiyyah Fi Syahri Ramadlan

 

Pesan Maulana Amirul Mu’minin Abu Bakar Al Husainiy Al Qurasyiy Al Baghdadiy Hafidhahullah

 

Kepada Mujahidin Dan Umat Islam Di Bulan Ramadlan

 

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Sesungguhnya segala puji hanya bagi Allah; kami memuji-Nya, kami memohon pertolongan-Nya dan kami memohon ampunan kepada-Nya, serta kami berlindung kepada Allah dari kejahatan jiwa kami dan dari keburukan amalan kami. Barangsiapa yang Allah berikan hidayah kepadanya, maka tidak ada seorangpun yang bisa menyesatkannya, dan barangsiapa yang Dia sesatkan, maka tidak ada seorangpun yang bisa memberikan hidayah kepadanya. Saya bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadati kecuali Allah saja lagi tidak ada sekutu bagi-Nya, dan saya bersaksi bahwa Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah hamba dan utusan-Nya.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” [Ali ‘Imran: 102]

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُواْ رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاء وَاتَّقُواْ اللّهَ الَّذِي تَسَاءلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” [An Nisa: 1]

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًايُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.” [Al Ahzab: 70-71]

Amma ba’du,

 

Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” [Al Baqarah: 183]

Dan Allah Ta’ala berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيَ أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu,” [Al Baqarah: 185]

 

Kami ucapkan selamat kepada umat Islam di seluruh belahan timur dan barat bumi ini atas datangnya bulan Ramadlan yang penuh berkah, dan kami memuji Allah Subhanahu karena Dia telah menyampaikan kami ke bulan yang utama ini. Al Bukhari dan Muslim telah meriwayatkan dari Abu Hurairah radlayallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melaksanakan shaum Ramadlan atas dasar keimanan dan pengharapan pahala, maka diampuni baginya apa yang telah lalu dari dosanya.”

Dan berkata juga:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barangsiapa melaksanakan qiyam (shalat malam) Ramadlan atas dasar keimanan dan pengharapan pahala, maka diampuni baginya apa yang telah lalu dari dosanya.

Selamat bagi kalian wahai hamba-hamba Allah, karena Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, FATWA, FIRQAH, JIHAD, KHILAFAH, MANHAJ

Bai’at Untuk Khilafah Islamiyyah

 

 

بيعة أندونيسية من إخوان من طاع الله للخلافة الإسلامية

 

 

اَلْحَمْدُ لِلهِ الْقَوِيِّ المَتِيْنِ

 

وَالصَّلاَ ةُ والسَّلاَمُ عَلَى  مَنْ بُعِثَ بِالسَّيْفِ رَحْمَةً لِّلْعَالَمِيْن، أَمّا بَعْدُ

 

فَقَدْ قَرَّرَ وَأَعْلَنَ أَهْلْ الحَلِّ والْعَقْدِ فِي دَوْلَةِ الإِ سْلاَمِ قِيَامَ الْخِلاَ فَةِ الإِسْلاَ مِيَّةِ  وَتَنْصِيْبَ الشَّيْخِ المجاهدِ الْعَالِمِ الْعَامِلِ الزَّاهِدِ الْعَابِدِ الْمُجَدِّدِ عَبْدِ اللهِ : إِبْرَاهِيْمَ بْنِ عَوَّادِ بْنِ إِبْرَاهِيْمَ الْقُرَشِيِّ الْهَاشِمِيِّ الْحُسَيْنِيِّ حَفِظَهُ اللهُ إِمَامًا وَخَلِيْفَةً لَهَا وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ فِي مَشَارِقِ الأَرْضِ وَمَغَارِبِهَا

 

فَوَجَبَ عَلَى جَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ كَافَةً مُبَايِعَتُهُ  عَلَى السَّمْعِ وَالطَّاعَةِ فِي الْيُسْرِ وَالعُسْرِ وَالْمَنْشَطِ وَالْمُكْرَهِ, وَلاَ يَحِلُّ لِأَحَدٍ كَائِنًا مَنْ كَانَ أَنْ يَتَخَلّفَ أَوْ يَتَأَخَّرَ عَنْهَا, لِأَ نَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يَقُولُ: مَنْ مَاتَ وَلَيْسَ فِيِ عُنُقِهِ بَيْعَةٌ مَاتَ مَيْتَةً جَاهِلِيَّةً (رواه مسلم من حديث عبد اللهِ بنِ عمرَ). وَمَنْ يَتَخَلَّفْ عَنْهَا فَقَدِ ارْتَكَبَ جُرْمًا عَظِيْمًا وَخَطَأً جَسِيْمًا

 

وَوَجَبَتِ اَلْهِجْرَةُ   إِلَى  دَارِالإِسْلاَمِ لِمَنْ لاَ يَسْتَطِيْعُ أَنْ يُظْهِرَ دِيْنَهُ فِي دَارِ الْكُفْرِ وَوَجَدَ إِلَيْهَا سَبِيْلاً

 

لِذَا، نَحْنُ جَمِيْعُ إِخْوَانِ مَنْ طَاعَ اللهَ فِي أَنْدُونِيْسِيَا نُعْلِنُ فِي هَذَا الْيَوْمِ بَيْعَتَنَا مرة أخرى لِلْإِمَامِ الْمُخْتَارِ خَلِيْفَةِ الْمُسْلِمِيْنَ أَلشّيْخِ   ِإبْرَاهِيْمَ بْنِ عَوّاَدِ بْنِ إِبْرَاهِيْمَ الْقُرَشِيِّ حَفِظَهُ اللهُ عَلَى  السَّمْعِ وَالطَّاعَةِ فِي الْيُسْرِ وَالعُسْرِ وَالْمَنْشَطِ وَالْمَكْرَهِ وَأَثَرَةً عَلَيْنَا مَا أَقَامَ فِيْ الْمُسْلِمِيْنَ كِتَابَ اللهِ وسُنَّةَ  رَسُوْلِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ

 

هذا وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا محمَّدٍ

 

وَاللهُ غَالِبٌ عَلَى أَمْرِهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَالنَّاسِ لاَ يَعْلَمُوْن

 

 

أخو “إخوان من طاع الله” في أندونيسيا

أبو سليمان أمان عبدالرحمن الأرخبيلي

(في سجن طاغوت أندونيسيا)

٢ رمضان ١٤٣٥ هـ

 

 

==================================

 

 

Bai’at “Ikhwan Setiap Orang Yang Tunduk Kepada Allah” Di Indonesia

Untuk Khilafah Islamiyyah

 

 

Segala puji hanya bagi Allah Yang Maha Kuat Lagi Maha Perkasa.

Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi yang diutus dengan pedang sebagai rahmat bagi sekalian alam.
Amma Ba’du:

 

Sesungguhnya Ahlul Halli wal ‘Aqdi di Daulah Islam telah menetapkan dan mengumumkan tegaknya khilafah Islamiyyah dan pengangkatan Asy Syaikh Al Mujahid Al ‘Alim Al ‘Amil Az Zahid Al ‘Abid Al Mujaddid, hamba Allah: Ibrahim ibnu ‘Awwad ibnu Ibrahim Al Qurasyiy Al Hasyimiy Al Huseniy hafidhahullah sebagai Imam dan Khalifah baginya dan bagi seluruh kaum muslimin di belahan timur dan barat bumi ini, sehingga wajib atas seluruh kaum muslimin untuk membai’atnya di atas sikap mendengar dan taat dalam kondisi mudah dan susah, serta pada kondisi giat dan malas, dan tidak halal bagi siapapun untuk absen atau menangguhkan diri dari pembai’atannya, dikarenakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa mati sedangkan di lehernya tidak ada bai’at, maka dia mati dengan kematian ala jahiliyyah,” (Riwayat Muslim dari hadits Abdullah Ibnu Umar). Dan barangsiapa absen darinya maka dia telah melakukan dosa besar dan kesalahan yang fatal.

 

Dan telah wajib hijrah ke Darul Islam bagi orang yang tidak mampu menampakkan dien-nya di negara kafir dan dia mendapatkan jalan ke Darul Islam itu.

 

Oleh sebab itu kami “Ikhwan Man Tha’Allah” di Indonesia mengumumkan pada hari ini untuk kedua kalinya pembai’atan kami kepada Al Imam Al Mukhtar Khalifatul Muslimin Asy Syaikh Ibrahim Ibnu ‘Awwad Ibnu Ibrahim Al Qurasyiy hafidhahullah untuk mendengar dan taat pada kondisi mudah dan susah, pada kondisi giat dan malas serta di saat kami ditelantarkan sekalipun, selagi Ia menegakkan Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam di tengah kaum muslimin.

 

Semoga shalawat dilimpahkan kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

 

Dan Allah itu kuasa atas urusan-Nya, akan tetapi mayoritas manusia itu tidak mengetahui.

 

Akhu “Ikhwan Man Tha’allah” Di Indonesia.

Abu Sulaiman Aman Abdurrahman Al Arkhabiliy.

Di Sijn Thaghut Indonesia.

2 Ramadlan 1435 H.

 

 

Filed under: AQIDAH, FATWA, FIRQAH, JIHAD, KHILAFAH, MANHAJ

Deklarasi Tegaknya Khilafah Islamiyyah

 

 

Bismillahirrahmanirrahim

 

Mu-assasah Al Furqan

Menampilkan:

 

Statement Asy Syaikh Al Mujahid “Abu Muhammad Al ‘Adnaniy Asy Syamiy

Juru Bicara Resmi Daulah Islamiyyah -Hafidlahullah-

 

Dengan Judul:

 

Haadzaa Wa’dullah

 

Ini Adalah Janji Allah”

 

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Segala puji hanya bagi Allah Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi yang diutus dengan pedang sebagai rahmat bagi sekalian alam.

Amma Ba’du:

 

Allah Ta’ala berfirman:

وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مِنكُمۡ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ لَيَسۡتَخۡلِفَنَّهُمۡ فِي ٱلۡأَرۡضِ كَمَا ٱسۡتَخۡلَفَ ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِهِمۡ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمۡ دِينَهُمُ ٱلَّذِي ٱرۡتَضَىٰ لَهُمۡ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّنۢ بَعۡدِ خَوۡفِهِمۡ أَمۡنٗاۚ يَعۡبُدُونَنِي لَا يُشۡرِكُونَ بِي شَيْئًا ۚ وَمَن كَفَرَ بَعۡدَ ذَٰلِكَ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡفَٰسِقُونَ

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” [An Nur: 55]

Istikhlaf (pemberian kekuasaan), Tamkin (peneguhan kekusaan) serta rasa aman, adalah janji yang Allah tetapkan bagi kaum muslimin, akan tetapi dengan syarat:

يَعۡبُدُونَنِي لَا يُشۡرِكُونَ بِي شَيْئًا

“Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku.” [An Nur: 55]

Yaitu iman kepada Allah dan menjauhi segala pintu-pintu syirik dan ragam-ragamnya, yang disertai pemasrahan diri kepada perintah Allah di dalam hal besar dan kecil, dan ketaatan; yaitu ketaatan yang menjadikan hawa nafsu, keinginan jiwa serta kecenderungan hati tunduk mengikuti apa yang dibawa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan janji itu tidak akan terealisasi kecuali dengan syarat ini; di mana dengannya diraihlah kemampuan untuk memakmurkan bumi dan melakukan perbaikan, melenyapkan kedzaliman, membentangkan keadilan, serta merealisasikan rasa aman dan nyaman, dengan itu saja terwujud Khalifah yang mana Allah ‘Azza wa Jalla telah mengabarkannya kepada malaikat. Dan tanpa hal itu, maka kekuasaan itu hanya sebagai kerajaan, pendominasian dan pemerintahan yang disertai penghancuran, pengrusakan, kedzaliman, pemaksaan dan rasa takut, serta pengrusakan moral manusia dan penjerumusan kepada perilaku-perilaku hewan, itulah hakikat istikhlaf (pemberian kekuasaan) yang karenanya Allah menciptakan kita, bukan sekedar kerajaan, pemaksaan kekuasaan, pendominasian dan pemerintahan, akan tetapi ia itu adalah penundukan itu semua dan penggunaannya di dalam membawa seluruh manusia kepada tuntutan syari’at; di dalam kepentingan-kepentingan akhirat dan dunia, yang tidak mungkin terealisasi kecuali dengan merealisasikan perintah Allah, penegakan dien-Nya dan tahakum kepada syari’at-Nya. Istikhlaf ini dengan hakikat ini: adalah tujuan yang karenanya Allah mengutus rasul-rasul-Nya, dan menurunkan kitab-kitab-Nya serta pedang-pedang jihad itu dihunus. Allah Tabaraka Wa Ta’ala telah memuliakan umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, memberikan karunia terhadap mereka dan menjadikan mereka sebagai umat pilihan di antara seluruh umat; 
Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, BERITA, FIRQAH, JIHAD, KHILAFAH, MANHAJ

Piagam Madinah

 

Watsiqah Al Madinah

Tandhim Al Hayah Fi Nainawa Ba’da Saitharati Ad Daulah Al Islamiyyah

 

___________________________________________

Bismillahirrahmanirrahim

 

 

Ad Daulah Al Islamiyyah Fi Al ‘Iraq wa Asy Syam

Wilayah Nainawa

Tanggal: 14 Sya’ban 1435H

Edisi: 34

___________________________________________

 

Piagam Madinah

 

 

Segala puji hanya bagi Allah, Dzat Yang menolong kaum mu’minin dan Yang menelantarkan orang-orang jahat. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada imam para mujahidin dan panglima orang-orang yang wajah, kaki dan tangan mereka bersinar karena air wudlu, juga kepada keluarganya dan para sahabatnya yang menjadi benteng millah dan kebenaran yang nyata, serta kepada orang-orang yang mengikuti mereka dengan cara baik sampai hari pembalasan. Amma Ba’du:

Kami mengucapkan selamat kepada umat Islam secara umum, dan secara khusus kepada singa-singa Daulah Islam Di Iraq dan Syam atas kemenangan yang nyata yang telah Allah karuniakan kepada hamba-hamba-Nya yang berjihad. Inilah Daulah Islam yang mana kemenangan-kemenangannya terus bergulir dengan karunia Allah. Ia adalah proyek Khilafah yang dicita-citakan dan pedangnya yang dihunuskan.

Dan -bihamdillah- pilar Daulah ini terus menguat dan petanya semakin meluas, dan ia tidak mengenal mundur dan menarik diri, dan tidak mengenal kehinaan dan ketundukan! Tujuannya hanya satu lagi tidak ada yang lain, yaitu penegakan kekuasaan Allah di muka bumi dan pembentangan dominasi syari’at, serta pembersihan hukum rimba dari bumi kaum muslimin.

Ini adalah point-point ringkas lagi sederhana yang kami haturkan kepada suku-suku kami yang mulia, keluarga-keluarga kami, orang-orang yang kami cintai serta handai tolan kami di wilayah Nainawa Al Mubarakah:

Read the rest of this entry »

Filed under: BERITA, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Apa Saja Nikmat Yang Kamu Peroleh Maka (itu) Adalah Dari Allah

 

 

Bismillahirrahmanirrahim

 

Mu-assasah Al Furqan

Mengetengahkan:

 

Statement Asy Syaikh Al Mujahid Abu Muhammad Al ‘Adnaniy Asy Syamiy

Juru Bicara Resmi Daulah Islamiyyah Di Iraq Dan Syam -Hafidlahullah-

 

Dengan Judul:

 

Maa Ashabaka Min Hasanatin Fa MinAllah

 

Apa Saja Nikmat Yang Kamu Peroleh Maka (itu) Adalah Dari Allah”

 

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Segala puji hanya bagi Allah Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi yang diutus dengan pedang sebagai rahmat bagi sekalian alam.

Amma Ba’du:

 

Allah Ta’ala berfirman:

إِذۡ يُوحِي رَبُّكَ إِلَى ٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ أَنِّي مَعَكُمۡ فَثَبِّتُواْ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْۚ سَأُلۡقِي فِي قُلُوبِ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ ٱلرُّعۡبَ فَٱضۡرِبُواْ فَوۡقَ ٱلۡأَعۡنَاقِ وَٱضۡرِبُواْ مِنۡهُمۡ كُلَّ بَنَانٖ

“(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman”. Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.” (Al Anfal: 12).

 

Segala puji bagi Allah yang telah membuktikan janji-Nya, meneguhkan hamba-hamba-Nya, menolong bala tentara-Nya serta menghancurkan Rafidlah sendirian.

Segala puji hanya bagi Allah yang telah memenuhi hati mereka dengan rasa takut dan memenuhi jiwa mereka dengan rasa kekalahan.

Segala puji hanya bagi Allah yang telah menjadikan senjata-senjata mereka, perlengkapan mereka, kendaraan-kendaraan mereka serta harta-harta mereka jatuh ke tangan mujahidin sebagai ghanimah.

 

Bisa jadi dunia internasional hari ini diam tercengang di hadapan kemenangan-kemenangan Daulah Islamiyyah Di Iraq Dan Syam:

Siapa yang mendanai Daulah?

Siapa yang menyokong Daulah?

Apa sumber pendanaannya?

Dari mana suplai persenjataannya?

Siapa yang membuatkan strategi baginya?

Apa rahasia ketangguhannya padahal semua pihak sudah mengumumkan perang terhadapnya?

 

Ingatlah, hendaklah kalian ketahui hakikat ini:

Ingatlah, sesungguhnya Daulah itu dari Allah, ia tidak memiliki kekuatan dan tidak memiliki daya.

Daulah tidak mendapatkan kemenangan dari sebab banyaknya personel dan perlengkapan, dan tidak pula dari sebab persenjataan atau harta, akan tetapi Daulah hanyalah mendapatkan kemenangan dengan karunia Allah saja karena aqidah-nya yang menghancurkan segala syubhat dan menyingkap segala tuduhan.

Daulah mendapatkan kemenangan dengan sebab

Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, BERITA, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Cuplikan Dari Makalah: Ad Daulah Min Afwahihim

 

Cuplikan Dari Makalah:

 

Ad Daulah Min Afwahihim

 

-Raddun ‘Ala Al Munadhdhirin Al Qa’idin ‘Anil Jihad Al Murabithin Bit Tandhir ‘Ala Tsughur Ash Shahawat-

 

Karya: Syaikh Abu Maisarah Asy Syamiy

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Ketahuilah wahai saudaraku -rahimakallah-, bahwa banyak orang-orang yang terkenal dari kalangan munadhdhirin (para mentor) itu tidak bisa dihindarkan lagi akan menjadi para pengikut Dajjal di saat ia keluar! Dikarenakan fitnah Dajjal itu sejenis dengan fitnah para imam (tokoh) yang menyesatkan dan fitnah kaum munafiqin yang pandai mengolah lidah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

غير الدجّال، أخوف على أمّتي من الدجّال الأئمة المضلّون

“Selain Dajjal, yang lebih dikhawatirkan daripada Dajjal terhadap umatku adalah para imam yang menyesatkan.” (Diriwayatkan oleh Al Imam Ahmad dari Abu Dzarr radliyallahu ‘anhu, Shahihul Jami’ no 4165).

Dan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: Read the rest of this entry »

Filed under: BANTAHAN, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

BANTAHAN TERHADAP STATEMENT AL MAQDISIY

 

Ar Raddu ‘Ala Bayan Al Maqdisiy

 

Penulis: Syaikh Abu Mu’adz Al Anshariy

Alih Bahasa: Abu Abdillah

Dimuraja’ah Oleh: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

PERTAMA: RINGKASAN STATEMENT AL MAQDISIY

1- Tuduhan menolak shulh (perundingan damai) dan tahkim..[Disebabkan penyimpangan-penyimpangan (Tandhim Daulah), tindakan aniayanya serta penolakannya untuk tunduk terhadap hukum Allah]

2- Tuduhan ghuluw…[ Dan bahwa sikap ghuluw telah membusuk pada barisan sebagian anggota mereka bahkan ahli syar’i mereka, dan sebagian mereka mengakui terang-terangan bahwa di barisan mereka ada khowarij]

3- Tuduhan  menumpahkan darah haram..[Kalian tahu bahwa tandhim daulah telah menumpahkan darah haram dan ini terdokumentasikan]

4- Tuduhan  keluar membangkang terhadap masyayikh jihad dan membatalkan bai’ah mereka..[Dan ia menolak untuk tunduk kepada para pimpinan mujahidin, masyayikh mereka, prakarsa-prakarsa damai dan nasihat-nasihat mereka. Dan ini perkara yang sudah maklum masyhur dan terdokumentasikan juga].

Saya katakan: inilah merupakan lagu lama dan tuduhan-tuduhan seluruh lawan daulah. Pada penyematan sebagian tuduhan-tuduhan itu telah bersikap sama antara mereka; baik yang kafir, yang muslim, yang sekuler, yang islamis jihadis -kononnya-, dan yang beraliran jamiyyah sururiyah… ia merupakan tuduhan luas yang mana lawan-lawan daulah tidak mampu membuktikannya secara pembuktian syar’i yang dengannya tegak hujjah dan lepasnya tanggungan dengan dasar sandaran ilmu. Ya Allah semuanya tidak lain kecuali prasangka, syubhat-syubhat dan nebak-nebak saja.
Adapun tuduhan menolak shulh (perundingan damai) dan tahkim, maka Daulah tidaklah menolak prinsip tahkimnya. Namun menolak bentuk teknis-teknis tahkim tertentu yang daulah tidak bisa dicela dalam hal itu sebagaimana halnya daulah menolak sebagian pihak penuntut tahkim disebabkan alasan-alasan syar’i dan fakta-fakta lapangan yang sudah dikenal. Dan ini adalah hak daulah yang dijamin oleh syariah. Nanti kita akan melewati bahasan mendiskusikan bayan: bahwa dalam tahkim disyaratkan ridho kedua pihak terhadap hakam (juru pendamai/penengah) beda halnya dengan qodho (sistem peradilan). Dan menolak hakam tertentu dan bentuk pemutusan tertentu bukanlah berarti menolak prinsip bertahakum kepada syariah. Maka coba renungkanlah!

Adapun tuduhan ghuluw, maka yang dijadikan pegangan adalah manhaj umum daulah, bayan-bayan resminya, jubir resminya, prinsip-prinsipnya yang dijadikan landasan dalam istilah iman dan kufur serta (manhaj) mayoritas ahli syar’i dan bala tentaranya. Adapun personal-personal maka tidak ada kelompok apapun yang mampu mengontrol akidah dan persepsi mereka atau menguji mereka perihal akidahnya. Dan ini merupakan musibah umum yang menimpa seluruh kelompok, jama’ah dan aliran sepanjang sejarah.

Dulu pada barisan Ali rodhiyallohu ‘anhu terdapat khowarij. Juga pada barisan Ibnu Az Zubair dan lainnya. Dan hal itu tidak mempengaruhi manhaj umum Ali ataupun Ibnu Zubair. Dan tidak ada seorangpun mencerca mereka dengan hal itu ataupun menuduh mereka dengan tuduhan menyimpang sesat dan ghuluw!

Meskipun sebenarnya kami sendiri menentang pernyataan ahli syar’i yang mengklaim Read the rest of this entry »

Filed under: BANTAHAN, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Penjelasan Hai-ah Syar’iyyah Di Daulah Islamiyyah Tentang Jabhah Islamiyyah Dan Qiyadah-nya – Bagian 6 (Selesai)

 

Bayan Al Hai-ah Asy Syar’iyyah Haula Al Jabhah Al Islamiyyah Wa Qiyadatiha

 

Bagian Keenam (Selesai)

 

Penulis: Dewan Syari’ah Pusat Daulah Islamiyyah Di Iraq Dan Syam

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Pembuktian Tidak Terpenuhinya Syarat-Syarat Taubat Pada Diri Umara Jabhah Islamiyyah.

Bila telah jelas syarat-syarat yang wajib dipenuhi oleh orang yang ingin bertaubat, maka sesungguhnya Umara Kelompok yang menamakan diri sebagai Jabhah Islamiyyah itu tidak memenuhi satupun dari syarat-syarat taubat yang telah disebutkan bagi orang-orang yang telah jatuh dalam kemurtaddan. Sedangkan statement-statement dan penegasan-penegasan yang mereka lontarkan tidaklah dianggap, karena di dalamnya tidak ada sesuatupun yang menunjukkan terhadap keterpenuhan satupun dari syarat-syarat taubat itu. Dan penjelasannya adalah sebagaimana berikut ini:

 

Pertama: Bayan Nomor Satu…

Sesungguhnya Umara kelompok yang dinamakan Jabhah Islamiyyah itu sering merujukkan kepada Bayan mereka yang dikenal dengan sebutan “Bayan Nomor Satu” di dalam membuktikan penarikan mundur diri mereka dari Hai-ah Al Arkan; dalam rangka membuat masyarakat menilai bahwa mereka itu telah meninggalkan Al Arkan sejak lama, sebagaimana hal itu telah ditegaskan oleh Zahron ‘Alusy. Maka apakah di dalam Bayan itu ada suatu yang menunjukkan terhadap penarikan mundur diri mereka dari Al Arkan, apalagi yang menunjukkan terhadap pengakuan diri mereka atas kemurtaddan yang pernah mereka lakukan?

Maka hendaklah diketahui bahwa di dalam Bayan mereka yang muncul tanggal 24/9/2013 yang dikenal dengan Bayan Nomor Satu [1] itu sama sekali tidak ada sesuatupun yang menunjukkan terhadap penarikan diri mereka dari Hai-ah Al Arkan dan Dewan Militer-nya, dan tidak ada pula yang menunjukkan terhadap pengakuan mereka atas kekafiran yang selama ini mereka lakukan, sebagaimana yang telah baku di dalam syarat pertama dari syarat-syarat taubat itu. Sedangkan sebab mereka Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, FATWA, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Sikap Terhadap Statement Syaikh Al Maqdisiy

 

Segala puji bagi Allah yang memerintahkan kita untuk mengikuti Al Haq dan bukan untuk mengikuti sosok selain sosok Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Sehingga bila seorang muslim memahami prinsip ini, maka dia tidak akan terpengaruh dengan statement para tokoh yang keliru atau salah atau tidak sesuai waqi’ yang sebenarnya.

Bila saja dulu sebagian aimmah Dakwah Najdiyyah zaman raja Abdul Aziz antek Inggris tertipu dengan laporan sepihak yang dilaporkan oleh orang-orang yang ada di sekelilingnya yang mana mereka husnudhdhan kepada orang-orang itu sehingga mereka membela-bela Abdul Aziz karena dhahirnya di hadapan mereka Abdul Aziz itu menyuarakan penegakan Islam, sehingga para Syaikh itu menuduh para ikhwan tauhid “Ikhwan Man Tha’Allah” dari suku Duwaisy, ‘Ujman dan lainnya dengan di antara pimpinannya Sulthan Bajad sebagai orang-orang murtad karena mereka diinfokan ini dan itu yang padahal para ikhwan itu terbebas dari tuduhan itu semua, sehingga akibat fatwa itu para ikhwan Man Tha’Allah akhirnya dibantai oleh Abdul Aziz yang dibantu Inggris dan Syarif Mekkah. Padahal para ikhwan itu adalah para muwahhidin yang hijrah dari kampung halaman mereka untuk menegakkan kalimat Allah, tapi fatwa yang berdasarkan laporan lawan atau musuh telah mendhalimi mereka, rahimahumullah.

Pada abad sebelumnya, Al Imam Asy Syaukaniy yang padahal manhaj dan aqidah beliau sama dengan manhaj Aimmatuddakwah Najdiyyah, beliau akibat laporan lawan dan info yang tidak akurat memfatwakan bahwa Daulah Tauhid di Nejed yang dirintis oleh Syaikh Muhammad Ibnu Abdil Wahhab sebagai Daulah Khawarij, hal serupa juga dikatakan oleh Al Imam Ibnu ‘Abidin. Fatwa-fatwa itu walaupun sebagiannya telah meninggalkan kepedihan, tapi tidak merubah hakikat kebenaran yang sebenarnya.

Maka begitu ketika Syaikh Al Maqdisiy -yang mana kita banyak menimba ilmu dari buku-bukunya- mengeluarkan fatwa yang miring dan cenderung menyudutkan dan menjelek-jelekkan atau bahkan mendhalimi Daulah Islam, maka itu tidak merubah hakikat kebenaran yang sebenarnya, maka fatwa itu sama sekali tidak mempengaruhi para Anshar Daulah yang memiliki prinsip, karena kami bukan mengibadati Syaikh Al Maqdisiy tapi kami mengibadati Allah Ta’ala, kami bukanlah muqallidin yang tidak paham dalil, dan bukan pula yang tidak memiliki prinsip.

Maka jangan terlalu giranglah kalian wahai para pembenci Daulah dengan statement Syaikh Al Maqdisiy itu, karena kalian ini ibarat lalat yang tidak hinggap kecuali pada kotoran, bukankah syaikh Al Maqdisiy itu mengkafirkan para anggota parlemen dan anshar thaghut secara ta’yin? Bukankah beliau itu tidak mengudzur pelaku syirik akbar dengan sebab takwil dan kebodohan? Ke mana kalian dari manhaj itu? Ucapan yang penuh dalil malah kalian tinggalkan, tapi statement yang kosong dari dalil dan jauh dari realita malah kalian pegang teguh dan kalian girang dengannya? Hidangan ilmu yang bersih lagi lezat yang diajarkan Syaikh Al Maqdisiy kalian malah menjauhinya dan menganggapnya sebagai ghuluw, dan kalian malah mengerumuni suatu yang tidak berdalil dan tidak sesuai waqi’, itulah lalat yang tidak hinggap kecuali pada kotoran, demikian perumpamaan yang Syaikh Muhammad Ibnul Wahhab rahimahullah berikan kepada orang yang meninggalkan ilmu yang disertai dalil namun malah memegang syubhat yang samar.

Ingatlah Daulah Islam itu memiliki proyek Khilafah yang akan menggedor semua wilayah perbatasan yang merintangi, sedangkan statement miring para syaikh itu hanyalah riak kecil untuk menguji apakah junud Daulah itu mengikuti Allah Ta’ala ataukah mengikuti statement para tokoh itu, bila ketaatan kepada Allah Ta’ala malah mereka gagalkan karena statement para tokoh itu, maka tidak pantas mereka itu menjadi pendiri Khilafah ‘Ala Minhaj An Nubuwwah, dan bila sebaliknya maka sungguh layak mereka itu untuk menjadi pendiri Khilafah ‘Ala Minhaj An Nubuwwah.

Daulah Islam In Syaa Allah tetap eksis, akan melebar dan akan terus melebar dengan izin Allah walaupun para pendengki terus menebarkan fitnah dan kebohongan.

Silahkan terus sebarkan fitnah itu dan silahkan kalian terus dengki, karena itu semua tidak kembali bahayanya kecuali kepada diri kalian sendiri.

Bala tentara Daulah Islam dan para Anshar-nya akan terus bertambah dengan izin Allah Ta’ala.

 

(Abu Sulaiman Al Arkhabiliy) 

 

 

Filed under: AQIDAH, FATWA, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Penjelasan Hai-ah Syar’iyyah Di Daulah Islamiyyah Tentang Jabhah Islamiyyah Dan Qiyadah-nya – Bagian 5

 

Bayan Al Hai-ah Asy Syar’iyyah Haula Al Jabhah Al Islamiyyah Wa Qiyadatiha

 

Bagian Kelima

 

Penulis: Dewan Syari’ah Pusat Daulah Islamiyyah Di Iraq Dan Syam

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Bila sudah jelas kemurtaddan Umara Jabhah Islamiyyah itu dengan pembatal-pembatal keislaman yang lalu sebelum Dewan itu dibentuk, maka apakah sudah terbukti taubat mereka darinya ataukah belum?

 

Untuk menjawabnya, kami katakan dengan memohon Allah Ta’ala: Sesungguhnya para ulama telah menuturkan syarat-syarat taubat dari kekafiran yang pernah dilakukan oleh seorang muslim, yaitu:

 

Syarat Pertama: Mengakui Kekafiran Yang Telah Dilakukannya Serta Menyesalinya.

Di dalam Shahih Muslim, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam perihal Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, FATWA, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Penjelasan Hai-ah Syar’iyyah Di Daulah Islamiyyah Tentang Jabhah Islamiyyah Dan Qiyadah-nya – Bagian 4

 

Bayan Al Hai-ah Asy Syar’iyyah Haula Al Jabhah Al Islamiyyah Wa Qiyadatiha

 

Bagian Keempat

 

Penulis: Dewan Syari’ah Pusat Daulah Islamiyyah Di Iraq Dan Syam

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Pembatal Kedua: Membenarkan Ajaran Orang-Orang Kafir.

Allah Ta’ala berfirman:

وَمَن يَبۡتَغِ غَيۡرَ ٱلۡإِسۡلَٰمِ دِينٗا فَلَن يُقۡبَلَ مِنۡهُ وَهُوَ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ مِنَ ٱلۡخَٰسِرِينَ

“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (Ali ‘Imran: 85).

Al Qadli ‘Iyadl rahimahullah berkata: (Dan oleh karena itu kami mengkafirkan setiap orang yang menganut selain millah kaum muslimin, atau tawaqquf tentang mereka, atau ragu atau membenarkan madzhab mereka, walaupun bersama itu dia menampakkan Islam dan meyakininya…). (Asy Syifa Bi Ta’rif Huquq Al Mushthafa 2/1071).

Syaikh Muhammad Ibnu Abdil Wahhab rahimahullah berkata: Pembatal Ketiga: (Orang yang tidak mengkafirkan kaum musyrikin atau ragu perihal kekafiran mereka atau membenarkan madzhab mereka). (Nawaqidl Al Islam hal: 3).

Sebab pengkafiran ini telah terbukti dengan penegasan Umara Jabhah Islamiyyah yang menerima negara modern yang dibentuk lewat jalur pemilu Demokrasi, dan dengan pengikutsertaan segala aliran yang ada di Suriah, dengan tanpa mempermasalahkan apapun aliran dan agamanya, dan bahwa sistem (demokrasi) ini akan menjamin kebaikan, kebenaran dan keadilan bagi masyarakat. Dan di sisi lain mereka itu menolak Proyek Imamah dan Khilafah dan malah menganggapnya hanya sebagai khayalan dan solusi fiktif; dan bahwa orang-orang yang menyerukan proyek ini adalah orang-orang bodoh yang tidak memahami realita. Dan hal itu tampak nyata dalam penegasan-penegasan para pemimpin mereka yang berulang-ulang dalam hal ini, di antaranya adalah ucapan Abu ‘Isa Asy Syaikh Ketua Majelis Syura Jabhah Islamiyyah dan Panglima brigade-brigade Shuqur Syam di dalam salah satu pertemuannya, di saat dia berbicara tentang tujuan Shuqur Syam, dia berkata:

Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, FATWA, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Penjelasan Hai-ah Syar’iyyah Di Daulah Islamiyyah Tentang Jabhah Islamiyyah Dan Qiyadah-nya – Bagian 3

 

Bayan Al Hai-ah Asy Syar’iyyah Haula Al Jabhah Al Islamiyyah Wa Qiyadatiha

 

Bagian Ketiga

 

Penulis: Dewan Syari’ah Pusat Daulah Islamiyyah Di Iraq Dan Syam

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Dan di antara prinsip-prinsip demokrasi adalah: Penyamaan antara orang muslim dengan orang kafir dan antara orang mu’min dengan orang fasiq, sedangkan Allah Ta’ala berfirman:

أَفَمَن كَانَ مُؤۡمِنٗا كَمَن كَانَ فَاسِقٗاۚ لَّا يَسۡتَوُۥنَ

“Apakah orang-orang beriman itu sama dengan orang-orang yang fasik? Mereka tidak sama(As Sajdah: 18).

Dan Dia Ta’ala berfirman:

أَفَنَجۡعَلُ ٱلۡمُسۡلِمِينَ كَٱلۡمُجۡرِمِينَمَا لَكُمۡ كَيۡفَ تَحۡكُمُونَ

“Maka apakah patut Kami menjadikan orang-orang Islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa (orang kafir)? Atau adakah kamu (berbuat demikian): bagaimanakah kamu mengambil keputusan?” (Nuun/Al Qalam: 35-36).

Ini adalah Ushul Dien Demokrasi dan Pondasi-Pondasinya, sedangkan ia itu bertolak belakang dengan Ushul Dienil Islam dan Pondasi-Pondasinya, jadi tidak ada demokrasi di dalam Islam itu sebagaimana tidak ada Islam di dalam demokrasi itu.

Oleh sebab itu di antara hal-hal yang baku di dalam prinsip Ahlus Sunnah wal Jama’ah itu adalah bahwa ajakan untuk menegakkan negara “modern yang mewadahi segala isme lagi berasaskan demokrasi” itu adalah amalan yang mengeluarkan dari millah Islam walaupun para penyerunya itu mengerjakan shaum, shalat dan haji serta mengaku muslim; dikarenakan ia itu adalah ajakan untuk memalingkan tahakum (perujukan hukum) yang merupakan hak khusus Allah Ta’ala kepada thaghut [1] yang padahal Allah Ta’ala telah memerintahkan kita untuk ingkar kepadanya. Allah Ta’ala berfirman:

أَلَمۡ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ يَزۡعُمُونَ أَنَّهُمۡ ءَامَنُواْ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيۡكَ وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبۡلِكَ يُرِيدُونَ أَن يَتَحَاكَمُوٓاْ إِلَى ٱلطَّٰغُوتِ وَقَدۡ أُمِرُوٓاْ أَن يَكۡفُرُواْ بِهِۦۖ وَيُرِيدُ ٱلشَّيۡطَٰنُ أَن يُضِلَّهُمۡ ضَلَٰلَۢا بَعِيدٗا

“Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya” (An Nisaa: 60).

Sedangkan Hai-ah Al I-tilaf (Dewan Koalisi Nasional) dengan segala bentuk anggota-anggotanya yang di antaranya Hai-ah Al Arkan adalah berupaya dan mengajak untuk menegakkan negara modern demokrasi yang mewadahi semua isme, dan hal itu dianggap sebagai prinsip-prinsipnya yang baku sebagaimana yang ada di dalam situs resmi mereka:

(Prinsip-Prinsip Baku Koalisi Nasional:

Koalisi Nasional bagi semua kekuatan revolusi dan oposisi Suriah komitmen dengan prinsip-prinsip baku nasionalisme bagi revolusi Suriah, dan ia bersandar kepadanya di dalam keabsahannya. Dan di antara prinsip-prinsip baku ini adalah:

…..penekanan terhadap berdirinya Suriah modern yang menampung segala macam isme lagi berpaham demokrasi). Selesai penukilan dari situs resmi mereka.

Disamping itu sesungguhnya Hai-ah Al I-tilaf (Dewan Koalisi Nasional) dengan segala bentuk anggota-anggotanya yang di antaranya Hai-ah Al Arkan adalah berperang untuk menegakkan negara modern yang mewadahi banyak isme (partai) lagi berpaham demokrasi [2], sedangkan orang yang  keadaannya seperti ini maka ia itu telah berperang di jalan thaghut, dan mereka itu telah dikafirkan oleh Allah Ta’ala secara wahyu di dalam Al Qur’an Al Karim, di mana Dia berfirman: Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, FATWA, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Penjelasan Hai-ah Syar’iyyah Di Daulah Islamiyyah Tentang Jabhah Islamiyyah Dan Qiyadah-nya – Bagian 2

 

Bayan Al Hai-ah Asy Syar’iyyah Haula Al Jabhah Al Islamiyyah Wa Qiyadatiha

 

Bagian Kedua

 

Penulis: Dewan Syari’ah Pusat Daulah Islamiyyah Di Iraq Dan Syam

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Hai-ah Syar’iyyah ‘Ammah (Dewan Syari’at Pusat) Daulah Islamiyyah Di Iraq Dan Syam telah berkumpul dan memaparkan keadaan-keadaan jama’ah-jama’ah yang ada di bumi Syam, terutama jama’ah-jama’ah yang bersembunyi di balik nama-nama dan slogan-slogan pemberlakuan Syari’at seperti keadaan apa yang dinamakan sebagai Jabhah Islamiyyah, di mana Jabhah ini menduga bahwa penamaan itu akan menutupi borok pemikirannya dan menyembunyikan kerusakan manhajnya, akan tetapi Allah tidak mau kecuali membongkar keburukan niat-niat mereka dan menelanjangi kebusukan rahasia mereka di dalam lontaran-lontaran umara-nya yang tidak merasa keberatan di dalam menggunakan segala apa yang ada di tangan mereka berupa sarana-sarana yang rusak demi menggapai apa yang mereka klaim berupa upaya pemberlakuan syari’at. Dan Hai-ah Syar’iyyah telah meneliti alasan-alasan hukum yang mengitari keadaan-keadaan umara kelompok yang menamakan diri sebagai Jabhah Islamiyyah itu, dan Hai-ah telah sampai kepada penetapan hal berikut ini:

 

Keadaan Umara Jabhah Islamiyyah Sebelum Dan Sesudah Pembentukan Jabhah Mereka:

Sesungguhnya umara apa yang dinamakan Jabhah Islamiyyah itu telah melakukan sebab-sebab kekafiran sebelum dan sesudah pembentukan Jabhah mereka itu, di antaranya adalah: Mengakui dan Membenarkan ajaran orang-orang kafir, apalagi ditambah sikap tawalli mereka kepada orang-orang murtad di dalam Lembaga yang kafir, yaitu Hai-atul Arkan yang berafiliasi kepada Hai-ah Al I-tilaf (Dewan Koalisi Nasional). Oleh sebab itu kami terlebih dahulu harus menjelaskan keadaan dua Hai-ah (Lembaga/Dewan) ini serta menjelaskan hukum syar’iy tentang keduanya. Maka kami katakan seraya memohon pertolongan Allah Ta’ala:

 

- Status Hai-ah Al I-tilaf (Dewan Koalisi Nasional) Dan Hai-ah Al Arkan[1]:

Sesungguhnya di antara yang sudah diketahui dari keadaan Hai-ah Al I-tilaf dan Al Arkan adalah sikap tawalli keduanya kepada negara-negara yang memerangi Islam dan kaum muslimin, terutama adalah Amerika[2] dan Prancis yang telah memperbaharui kembali apa yang telah lapuk dari permusuhannya terhadap Islam dan kaum muslimin. Hai-ah Al Arkan dan Al I-tilaf ini tidak terbatas memiliki jalinan hubungan erat dengan negara-negara itu saja, akan tetapi ia menjalin hubungan erat juga dengan antek-anteknya dari kalangan para thaghut kawasan (timur tengah) yang telah mengerahkan apa yang mereka kuasai berupa harta kekayaan kaum muslimin untuk memerangi Islam dan kaum muslimin dengan mengatasnamakan pemberantasan tindak terorisme, seperti negara Saudi[3], Qatar[4] dan yang lainnya. Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, FATWA, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Penjelasan Hai-ah Syar’iyyah Di Daulah Islamiyyah Tentang Jabhah Islamiyyah Dan Qiyadah-nya – Bagian 1

 

Bayan Al Hai-ah Asy Syar’iyyah Haula Al Jabhah Al Islamiyyah Wa Qiyadatiha

 

Bagian Pertama

 

Penulis: Dewan Syari’ah Pusat Daulah Islamiyyah Di Iraq Dan Syam

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Segala puji hanya bagi Allah yang mengatakan:

بَلۡ نَقۡذِفُ بِٱلۡحَقِّ عَلَى ٱلۡبَٰطِلِ فَيَدۡمَغُهُۥ فَإِذَا هُوَ زَاهِقٞۚ وَلَكُمُ ٱلۡوَيۡلُ مِمَّا تَصِفُونَ

Sebenarya Kami melontarkan yang hak kepada yang batil lalu yang hak itu menghancurkannya, maka dengan serta merta yang batil itu lenyap. Dan kecelakaanlah bagimu disebabkan kamu mensifati (Allah dengan sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya)” (Al Anbiya: 18).

Dan yang mengatakan:

فَأَمَّا ٱلزَّبَدُ فَيَذۡهَبُ جُفَآءٗۖ وَأَمَّا مَا يَنفَعُ ٱلنَّاسَ فَيَمۡكُثُ فِي ٱلۡأَرۡضِ

“Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi.(Ar Ra’du: 17).

Dan yang mengatakan:

ٱلَّذِينَ يُبَلِّغُونَ رِسَٰلَٰتِ ٱللَّهِ وَيَخۡشَوۡنَهُۥ وَلَا يَخۡشَوۡنَ أَحَدًا إِلَّا ٱللَّهَۗ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ حَسِيبٗا

“(yaitu) orang-orang yang menyampaikan risalah-risalah Allah, mereka takut kepada-Nya dan mereka tiada merasa takut kepada seorang(pun) selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pembuat Perhitungan.” (Al Ahzab: 39).

Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi yang diutus sebelum hari kiamat dengan surat Bara-ah, Al Ahzab dan Al Qital, yang mengatakan:

لَا يَمْنَعَنَّ أَحَدَكُمْ هَيْبَةُ النَّاسِ أَنْ يَقُولَ فِي حَقٍّ إِذَا رَآهُ أَوْ شَهِدَهُ أَوْ سَمِعَهُ

“Janganlah sekali-kali rasa segan terhadap manusia itu menghalangi seorang di antara kalian dari mengatakan kebenaran bila ia melihatnya atau menyaksikannya atau mendengarnya.” (Diriwayatkan oleh Al Imam Ahmad, hadits nomor 1103).

 

Amma Ba’du:

Sesungguhnya telah banyak terjadi berbagai permasalahan di dalam front jihad di Syam ini yang membutuhkan penjelasan; sehingga menjelaskan sikap Daulah Islamiyyah terhadap jama’ah-jama’ah yang ada di lapangan ini adalah hal wajib yang tidak boleh ditangguhkan. Namun yang mendorong kami untuk tidak tergesa-gesa di dalam mengeluarkan statement ini adalah apa yang sudah ma’lum yaitu kusutnya kondisi-kondisi lapangan dan samarnya alasan-alasan hukum yang dengannya hukum-hukum itu digantungkan, terutama panji kelompok yang dinamakan Jabhah Islamiyyah itu dhahirnya islam dan mengklaim berupaya untuk memberlakukan syari’at, sehingga ini mengharuskan kami pada awalnya untuk menyikapinya sesuai tuntutan dhahirnya ini sampai nampak jelas hal yang menyelisihinya.

Dan di antara hal yang kami anut di hadapan Allah Ta’ala adalah bahwa kami tidak melakukan satu langkahpun yang kami ambil di dalam membangun Daulah Islamiyyah ini, kecuali bila kami ini berada di atas bimbingan cahaya dan bashirah dari Kitab Rabb kami dan Sunnah Nabi kami shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan bahwa kami tidak mengada-ada di dalam urusan dien ini sesuatupun yang tidak kami miliki dalil yang mengukuhkannya dari Kitab Rabb kami dan Sunnah Nabi kami shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Di antaranya adalah; bahwa kami tidak menyematkan kepada suatu jama’ahpun atau kepada seorang individupun suatu vonis hukum yang menggugurkan Ashlul Islam yang ada padanya sampai terbukti bahwa dia itu benar-benar telah melakukan hal yang membatalkan Ashlul Islam itu sesuai dengan batasan-batasan syar’iy.

Bagi kami, hukum asal orang yang menjauhi kemusyrikan dan berhalaisme dan dia menampakkan ajaran-ajaran Islam adalah dihukumi sebagai orang muslim, SELAGI tidak nampak di hadapan kami dari keadaannya suatu yang menyelisihi hal itu; sehingga barangsiapa menuduhkan kepada kami selain prinsip ini, maka dia itu telah mengada-ada kebohongan atas nama kami dan telah menuduh kami dengan suatu yang tidak ada pada diri kami.

Dan barangsiapa yang mengatakan: Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, FATWA, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Hakikat Jama’ah Ansharul Islam – Bagian 2 (Selesai)

 

Haqiqah Jama’ah Anshar Al Islam

 

Hakikat Jama’ah Ansharul Islam

 

Penulis: Pelayan Jihad dan Mujahidin Abu Hurairah

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Salah seorang caleg bagi Dewan Perwakilan Provinsi Shalahuddin telah mendapatkan fatwa kebolehan mencalonkan diri jadi anggota legislatif dari salah seorang syar’iy Jama’atul Anshar, namun kemudian si caleg ini mengundurkan diri dan dia mengatakan kepada mereka: “Daulah Islamiyyah itu tidak ridlo dengan hal itu dan pasti membunuhku sedangkan aku mengkhawatirkan diriku,” maka dia-pun meninggalkan pencalonan, walillahil hamdu wal minnah.

Wahai orang-orang yang mencari Al Haq, wahai orang-orang yang mencari tahu tentang hakikat sebenarnya, itulah mereka para pencari ilmu Jama’atul Anshar membolehkan bagi manusia untuk masuk ke dalam kekafiran parlemen, bahkan mereka itu membuat pengkaburan kebenaran di hadapan manusia dan mengatakan kepada mereka: “Kalian wahai Ahlussunnah menang dalam pemilu itu adalah lebih baik daripada Rafidlah yang menang,” Hasbunallah ‘Alaihim, begitulah para pencari ilmu Jama’atul Anshar memahami Tauhidul Hakimiyyah, Allah Ta’ala berfirman:

إِنِ ٱلۡحُكۡمُ إِلَّا لِلَّهِ أَمَرَ أَلَّا تَعۡبُدُوٓاْ إِلَّآ إِيَّاهُۚ ذَٰلِكَ ٱلدِّينُ ٱلۡقَيِّمُ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَٱلنَّاسِ لَا يَعۡلَمُونَ

“Keputusan itu hanyalah kepunyaan Allah. Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia. Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui” (Yusuf: 40),

dan berfirman:

وَلَا يُشۡرِكُ فِي حُكۡمِهِۦٓ أَحَدٗا

 

“Dan Dia tidak menyertakan seorangpun di dalam hukum-Nya.” (Al Kahfi: 26), dan di dalam qira-ah mutawatirah lain:

وَلَا تُشۡرِكْ فِي حُكۡمِهِۦٓ أَحَدٗا

“Dan janganlah kamu menyertakan seorangpun di dalam hukum-Nya.”.

Suatu hari saya melihat amir daerah di Jama’atul Anshar melakukan kampanye untuk para caleg Rafidlah dari karib kerabatnya dari suku Khazraj dari kabupaten Dujail yang ada di provinsi Shalahuddin, dia melakukan pesta-pesta buat mereka, melakukan kampanye dan mengumpulkan para pemuda seraya memberikan janji-janji kepada mereka seraya mengatakan: “Kami akan mengangkat kalian bila para caleg itu menang.” Maka saya menghubungi Amir Al Anshar paling tinggi di Karkuk dan saya katakan kepadanya: “sesungguhnya amir kalian di daerah fulaniy melakukan kampanye pemilu buat para caleg Rafidlah dan mengundang mereka ke acara makan-makan, bila kami menegakkan hukum Allah kepadanya maka kalian mengatakan: “Daulah Islamiyyah membunuh Al Anshar”, maka apa solusinya,” maka mulailah mereka itu meminta maaf dan mengatakan: “Ini tidak akan terulang lagi dan kami taubat kepada Allah dari hal ini”, dan lain sebagainya, sedangkan nama si Amir ini adalah Ihsan Abu Sajjad, dan  kaum muslimin penduduk daerah yang dihuni oleh si Amir ini mengetahui hakikat sebenarnya si klaimer yang membela-bela Rafidlah yang musyrik lagi memerangi wali-wali Allah yang berjihad ini, wa hasbunallahu ‘alaihim.

  Read the rest of this entry »

Filed under: FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Hakikat Jama’ah Ansharul Islam – Bagian 1

 

Sekarang ini pihak-pihak atau orang-orang Indonesia yang benci terhadap Daulah Islam Di Iraq dan Syam dan tidak mau memberitakan tentang keberhasilan dan kemajuan serta kemenangan Daulah Islam, mereka lebih cenderung menonjolkan berita tentang Jama’ah Anshar Al Islam di Iraq. Maka di sini saya akan menghadirkan tulisan tentang hakikat Jama’ah Anshar Al Islam itu, sehingga pembaca akan mengetahui bahwa ada kesamaan manhaj antara manhaj pihak yang suka memberitakan dengan manhaj Jama’ah Anshar Al Islam itu, dan itulah rahasia kebencian mereka kepada Daulah Islam yaitu kebencian kepada Manhaj-nya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

الْأَرْوَاحُ جُنُودٌ مُجَنَّدَةٌ فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا ائْتَلَفَ وَمَا تَنَاكَرَ مِنْهَا اخْتَلَفَ

“Ruh-ruh itu adalah bala tentara yang dipasang-pasangkan, di mana apa yang saling mengenal darinya maka pasti akur, dan apa yang saling mengingkari darinya maka pasti berselisih.” (Al Bukhari dan Muslim), di mana burung merpati akan berkumpul dan akur dengan burung merpati pula, sedangkan burung gagak maka ia akan berkumpul dan akur dengan burung gagak pula. Selamat membaca:

 

Haqiqah Jama’ah Anshar Al Islam

 

Hakikat Jama’ah Ansharul Islam

 

Penulis: Pelayan Jihad dan Mujahidin Abu Hurairah

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Segala puji hanya bagi Allah yang mana orang-orang yang mendapatkan hidayah telah mendapatkan hidayah dengan bimbingan dan rahmat-Nya, dan telah sesat orang-orang yang sesat dengan keadilan dan hikmah-Nya. “Dia tidak ditanya tentang apa yang dilakukan-Nya dan mereka itu yang akan ditanya”. Dan saya bersaksi bahwa tidak ada ilah yang haq kecuali Allah saja yang tidak ada sekutu bagi-Nya, dan saya bersaksi bahwa Muhammad itu hamba dan utusan Allah, beliau telah menyampaikan risalah, menunaikan amanah, menasehati umat, dan telah berjihad di jalan Allah dengan sebenar-benarnya jihad serta telah meninggalkan kita di atas jalan yang terang, yang malamnya seperti siangnya, yang tidak menyimpang darinya kecuali orang yang binasa, semoga shalawat dan salam dilimpahkan Allah kepadanya, kepada keluarganya, para sahabatnya serta para pengikutnya.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” (Ali Imran: 102).

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُواْ رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاء وَاتَّقُواْ اللّهَ الَّذِي تَسَاءلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (An Nisa: 1).

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًايُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.” (Al Ahzab: 70-71).

 

Amma Ba’du:

Akhir-akhir ini banyak sekali celaan terhadap mujahidin yang jujur para pengusung proyek khilafah rasyidah, terutama di wilayah Karkuk, walaupun kami ini tidak menghiraukan para pencela kami itu dikarenakan kafilah itu tetap melaju walaupun anjing menggonggong, dan kami tidak memfokuskan diri untuk membantah hal ini disebabkan kami sangat sibuk dalam memerangi kaum murtaddin dan rafidlah musyrikin, tidak seperti selain kami yang tidak memiliki kegiatan kecuali duduk di depan internet dan mencela para mujahidin yang jujur para pengusung proyek khilafah islamiyyah, maka kami mendiamkan mereka sampai mereka mengira bahwa kami ini tidak mengetahui keadaan mereka dan status mereka. Tidak demikian demi Allah, kami mengetahui keadaan mereka dan status hukum mereka, dan tidak mungkin tidak mengetahui keadaan mereka dan status hukum mereka orang yang telah Allah beri bashirah di dalam dien ini. Tatkala saya telah melihat orang-orang munafiq itu membiarkan semua agama-agama kafir dan murtad dan mereka malah mencela mujahidin dan proyek mereka yang dalam pencapaiannya mereka telah menumpahkan banyak darah dan mereka mempersembahkan hal yang mahal dan berharga demi proyek yang penuh berkah ini, yaitu proyek Khilafah, sedangkan kewajiban kami terhadap mereka adalah membela mereka, membentengi mereka dan proyek mereka, maka saya memandang perlu menuliskan bagi kaum muslimin suatu risalah ringkas yang di dalamnya saya menjelaskan keadaan Jama’ah Ansharul Islam dan status hukum mereka itu bagi orang yang tidak mengetahui keadaan dan status hukum mereka. Allah-lah di balik tujuan ini. Read the rest of this entry »

Filed under: FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Renungan Bersama Statement Asy Syaikh Al ‘Adnaniy

 

Waqfah Ma’a Kalimah Asy Syaikh Al ‘Adnaniy

 

Penulis: Syaikh Yamaniy Waftakhir Bi Islamiy

@yemney

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Sesungguhnya statement Asy Syaikh Al ‘Adnaniy yang terakhir “‘Udzran Amiral Qa’idah” itu datang setelah Daulah Islamiyyah merasa yakin bahwa Adh Dhawahiriy masih belum memahami akibat apa yang telah dilakukannya di Syam, padahal Daulah itu telah memberikan kepadanya kesempatan demi kesempatan dan telah menjelaskan serta menerangkan kepadanya permasalahan-permasalahan itu dengan harapan ia kembali kepada Al Haq.

Akan tetapi Daulah telah yakin bahwa ia (Doktor Aiman) itu tetap bersikukuh di atas sikapnya dan telah melampaui fase ketidakpahaman, oleh sebab itu Syaikh Al ‘Adnaniy mengatakan kepadanya secara terang-terangan: anda memaksakan diri di dalam memunculkan potongan-potongan dari surat-surat rahasia ke hadapan media dalam rangka menyematkan kepada kami kejahatan yang padahal dirimu sendirilah yang melakukannya dan menjadi biangnya, dan andalah orang yang akan diminta pertanggungjawaban tentangnya dan yang memikul dosanya.”.

Dan di sini kami ingin menjelaskan bagian dari kejahatan dan dosa yang telah dilakukan Adh Dhawahiriy dengan sebab ia menerima bai’at Al Jaulaniy si pengkhianat lagi pelanggar janji.

Di saat Amirul Mu’minin Asy Syaikh Al Qurasyiy Abu Bakar Al Baghdadiy mengumumkan pelebaran wilayah Daulah Islamiyyah ke Syam… Read the rest of this entry »

Filed under: FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Menampakkan Isi Pokok Makna Yang Ada Di Dalam Statement Al Qa-id Al ‘Adnaniy

 

Statement Jubir Daulah Yang berjudul ‘Udzran Amiral Qa’idah kemarin itu merupakan sikap kejujuran dan pembelaan diri Daulah atas segala kedhaliman yang ditimpakan kepadanya oleh pihak yang selama ini mereka hargai dan mereka hormati, akan tetapi Al Haq itu lebih dicintai Daulah daripada sosok-sosok tertentu dan kebenaran itu walaupun pahit harus diungkapkan, dan statement itulah ungkapannya. Dan banyak para ulama dan para pengamat juga pemerhati jihad yang memberikan timbangan terhadap statement itu dan menjelaskan point-point penekanan di dalamnya, di antaranya adalah seorang ulama rujukan mujahidin dunia Syaikh Abu Sa’ad Al ‘Amiliy hafidhahullah mengungkapkan apa yang beliau dapatkan dari statement Jubir Daulah itu, beliau menulis tulisan dengan judul:

 

Ibraz Jauhar Al Ma’aniy Fi Khithab Al Qa-id Al ‘Adnaniy

 

Menampakkan Isi Pokok Makna Yang Ada Di Dalam Statement Al Qa-id Al ‘Adnaniy

 

Penulis: Syaikh Abu Sa’ad Al ‘Amiliy hafidhahullah

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Assalamu ‘alaikum, saya akan memulai -bi haulillah wa quwwatihi- menyebarkan sebagian tweetan seputar statement Panglima Al ‘Adnaniy, dan saya beri nama  “Ibraz Jauhar Al Ma’aniy Fi Khithab Al Qa-id Al ‘Adnaniy”.

Allah Subhanahu berfirman:

وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًاوَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

“Dan barangsiapa bertaqwa kepada Allah, maka niscaya Dia menjadikan jalan keluar baginya dan mengkaruniakan rizqi kepadanya dari arah yang tidak dia perkirakan.” (Ath Thalaq: 2-3).

Taqwa adalah pintu segala kebaikan bagi hamba-hamba-Nya dan faktor yang mendatangkan segala rizqi bagi mereka, serta jalan keluar dari segala kesempitan, terutama pada mujahidin, maka sesungguhnya keadaannya adalah lebih dituntut dan lebih utama. Bagaimana tidak sedangkan Allah telah menjanjikan hal itu di dalam firman-Nya:

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ

“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan Kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (Al ‘Ankabut: 69).

Taqwa kepada Allah itu terjelma pada keikhlasan mereka, kejujuran mereka terhadap Rabb mereka dan keteguhan mereka di atas manhaj Al Haq supaya setelahnya mereka mendapat jaminan kebersamaan Allah, hidayah-Nya dan pertolongan-Nya. Inilah tanda-tanda yang menunjukkan kebenaran jalan.

Saya kembali ke masalah bumi Syam dan kepada perhelatan di sana antara Daulah Islamiyyah dari satu sisi dengan lawan-lawan dan musuh-musuhnya secara keseluruhan di dalam koalisi-koalisi dan faksi-faksi yang beragam rama dari sisi lain.

Setelah Tandhim Al Qa’idah masuk sebagai pihak yang mendukung lawan-lawan Daulah yang padahal semestinya ia itu tetap bersikap netral sebagaimana yang biasa kami dulu kenal dari sikap Pimpinan-pimpinan Al Qa’idah yang telah meninggal dunia rahimahumullah wa taqabbalahum, bahkan mereka itu adalah tauladan dengan ucapan-ucapan mereka, perbuatan-perbuatan mereka dan arahan-arahan mereka bagi setiap mujahid yang jujur di setiap tempat, sehingga mereka itu berhak untuk dijadikan oleh anak-anak umat ini sebagai para imam dan panglima walaupun mereka itu bukan tergolong para pengikut mereka.

Para imam dengan keteguhan mereka di atas Manhaj Al Qa’idah yang biasa kami kenal dan kami mengajak kepadanya serta kami mencintai mereka dengan sebabnya, dan mereka telah berjumpa dengan Rabb mereka di atas hal itu seraya maju lagi tidak mundur dan tidak merubah serta tidak mengganti.

Begitulah dahulu hubungan Daulah Islam Iraq dan para panglimanya dengan para panglima Al Qa’idah itu, loyalitas kaum mu’minin satu sama lain dan pengambilan arahan-arahan mereka yang bersifat umum serta meminta pendapat mereka tanpa ada bai’at.

Dan sebagaimana yang telah lalu, sesungguhnya Tandhim Al Qa’idah di Iraq itulah yang telah berbai’at kepada Daulah dan telah masuk ke dalam pangkuannya, dan kita tidak mendengar penolakan dari para pimpinan Al Qa’idah terdahulu, bahkan justeru mereka mengucapkan selamat atas hal itu.

Sebagai kesetiaan kepada para pimpinan Al Qa’idah dan dalam rangka menjaga kesatuan kalimat, maka Daulah menahan kegeramannya terhadap Iran Persia dan ia tidak menyerangnya di dalam wilayah Iran sendiri padahal Daulah mampu atas hal itu.

Sebagaimana Daulah tidak menyerang rezim-rezim murtad dan bala tentaranya di Mesir, Libiya dan Tunisia demi menghormati keinginan Al Qa’idah serta demi menjaga agar tidak berbenturan dengan strategi-strategi Al Qa’idah di negara-negara ini.

Supaya orang tidak menuduh bahwa Daulah itu pengecut atau membiarkan kesempatan bagi para thaghut untuk mengotori kehormatan dien kita, mendhalimi bangsa kita dan memeras kekayaan alam kita, dikarenakan tanggung jawab itu berada di tangan Al Qa’idah.

Dan sekarang kita telah melihat buah strategi (Al Qa’idah) ini dan hasil-hasilnya yang membawa nestapa terhadap dien dan bangsa kita, di mana silmiyyah (jalur damai) itu telah menyingkirkan keabsahan kekuatan dan manhaj demokrasi telah menyingkirkan manhaj jihad.

Dan sekarang telah tiba saatnya untuk menjelaskan hakikat-hakikat yang sebenarnya, bukan dalam rangka membela diri akan tetapi dalam rangka membela manhaj dan berupaya mengembalikan kuda ke tempat pengikatannya serta alur jihad ke relnya yang pokok supaya ia mencapai tujuannya.

Pemilik hak itu lebih berhak untuk menjelaskan walaupun dia itu seorang prajurit, dan di sana itu tidak ada kema’shuman dan kesucian bagi seorangpun, karena kebenaran itu lebih berhak untuk diikuti, di mana Umar Al Faruq telah berkata: “Umar telah keliru dan wanita itu benar.” Dan Al Faruq juga berkata: “Semoga Allah merahmati seseorang yang menghadiahkan kepadaku aib-aib diriku”, sedangkan mereka itu lebih rendah dari Al Faruq Umar, dan mendiamkan hal itu adalah khianat kepada Allah dan Rasul-Nya.

Sebagaimana terus-menerus di atas kesalahan itu bisa berperan di dalam penumpahan banyak darah tanpa hak dan penyimpangan dari manhaj yang benar serta langkah kepada penguatan manhaj-manhaj yang batil atau bid’ah.

Yang dituntut dari para pimpinan Al Qa’idah hari ini adalah BERLEPAS diri dari para pimpinan Qa’idah Syam dan mengangkat penutup dari mereka, sedangkan tingkatan iman yang paling lemah adalah mengajak mereka untuk taubat dan kembali ke barisan Daulah.

SELAIN hal itu adalah tidak bisa diterima baik secara syar’iy, akal maupun realita, kemudian PEMBENAHAN pemahaman-pemahaman syar’iy dan memberikan kejelasan jalan orang-orang kafir dari jalan orang-orang mu’min supaya dua barisan itu terpisah. Bukan hanya memberikan kejelasan jalan rezim-rezim murtad dan undang-undang kafirnya ini saja, akan tetapi juga memberikan kejelasan jalan jam’ah-jama’ah yang sesat ini yang telah melakukan penipuan dengan baju agama serta membongkar para tokohnya.

 

Syaikh: Abu Sa’ad Al ‘Amiliy.

@al3aamili

Penterjemah berkata: Selesai dialihbahasakan pada tanggal 15 Rajab 1435H oleh Abu Sulaiman Al Arkhabiliy di LP Kembang Kuning Nusakambangan.

 

 

Filed under: FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Maaf Ya Wahai Amir Al Qa’idah

 

 

Bismillahirrahmanirrahim

Muassasah Al Furqan Lil Intaj Al I’lamiy

Mengetengahkan:

Statement Asy Syaikh Al Mujahid “Abu Muhammad Al ‘Adnaniy Asy Syamiy” Juru Bicara Daulah Islamiyyah Di Iraq dan Syam -hafidhahullah-

Dengan Judul:

 

‘Udzran Amiral Qa’idah

 

Maaf Ya Wahai Amir Al Qa’idah

 

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Segala puji hanya bagi Allah Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi yang diutus dengan pedang sebagai rahmat bagi sekalian alam.

Amma Ba’du:

 

Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman:

وَقِفُوهُمْ إِنَّهُم مَّسْئُولُونَ

“Dan tahanlah mereka, karena sesungguhnya mereka akan ditanya.” (Ash Shaaffaat: 24).

Dan Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman:

سَتُكْتَبُ شَهَادَتُهُمْ وَيُسْأَلُونَ

“Kelak akan dituliskan persaksian mereka dan mereka akan dimintai pertanggungjawaban.” (Az Zukhruf: 19).

Dari Ubadah Ibnu Ash Shamit radliyallahu tabaraka wa ta’ala ‘anhu berkata:

بَايَعْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى السَّمْعِ وَالطَّاعَةِ فِي الْعُسْرِ وَالْيُسْرِ وَالْمَنْشَطِ وَالْمَكْرَهِ وَالْأَثَرَةِ عَلَيْنَا وَأَنْ لَا نُنَازِعَ الْأَمْرَ أَهْلَهُ وَأَنْ نَقُولَ الْحَقَّ حَيْثُمَا كُنَّا لَا نَخَافُ فِي اللَّهِ لَوْمَةَ لَائِمٍ

Kami telah membai’at Rasulullah ‘alassam’i waththa’ah di dalam kondisi susah dan mudah, kondisi giat dan malas, dan di atas pengedepanan (hak) atas diri kami, dan agar kami tidak merampas kekuasaan dari pemiliknya, serta agar kami mengatakan Al Haq di mana saja kami berada seraya kami tidak takut di (jalan) Allah celaan orang yang suka mencela.”.

 

Wahai para mujahidin, wahai manusia:

Simaklah dengan serius, karena sesungguhnya pembicaraanku memiliki apa yang akan terjadi sesudahnya..

Simaklah dengan serius, saya akan menukilkan kepada kalian sebagian dari ucapan para syaikh kami, para panglima kami dan umara kami Para Pimpinan Al Qa’idah, Qa’idah Al Jihad.

Asy Syaikh Al Imam Al Mujaddid Usamah Ibnu Ladin rahimahullah berkata di dalam Al Khithab ke 22, yaitu surat kepada penduduk Iraq secara khusus dan kepada kaum muslimin secara umum, beliau mengatakan di dalamnya:

(Seandainya manusia komitmen dengan seluruh hukum Islam kecuali pengharaman riba umpamanya, dan mereka membolehkan bank-bank riba, maka sesungguhnya UUD negara ini adalah dianggap sebagai UUD yang kafir, dikarenakan sesungguhnya tindakan ini mengandung keyakinan mereka terhadap ketidaksempurnaan syari’at dan ketidaksempurnaan Dzat Yang menurunkannya Subhanahu wa Ta’ala. Sedangkan tidak samar lagi bahwa ini adalah kufur akbar yang mengeluarkan dari Millah, apalagi sesungguhnya pemilu-pemilu ini berlangsung atas perintah Amerika di bawah pengawasan pesawat-pesawatnya dan mortar-mortar tank-tanknya.

Dan atas dasar ini: Maka sesungguhnya SETIAP orang yang ikut serta di dalam pemilu-pemilu ini -yang telah disebutkan bentuk keadaannya- atas dasar pengetahuan dan ridla, maka dia itu kafir kepada Allah Ta’ala, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.

Dan harus waspada terhadap para dajjal yang berbicara atas nama partai-partai dan jama’ah-jama’ah islamiyyah, dan mereka menganjurkan manusia untuk ikut serta di dalam kemurtaddan yang nyata ini. Dan seandainya mereka itu benar jujur, tentulah semangat mereka siang malam itu adalah pemurnian dien (ketundukan) hanya kepada Allah Ta’ala, berlepas diri dari pemerintahan murtad, dan pengobaran semangat manusia untuk menjihadi Amerika dan sekutu-sekutunya. Kemudian bila mereka itu tidak mampu, maka hendaklah mereka itu mengingkari dengan hati mereka dan menjauhi keikutsertaan di dalam program-program kaum murtaddin atau (menjauhi) duduk-duduk di majelis-majelis kemurtaddan. Dan semua yang telah kami sebutkan tentang Iraq itu adalah berlaku pula secara sama terhadap kondisi di Palestina, di mana negeri itu berada di bawah penjajahan, sedangkan UUD negara adalah undang-undang buatan jahiliyyah yang mana Islam berlepas diri darinya, dan Mahmud Abbas sang calon itu adalah penganut sekte Baha-iyyah yang merupakan antek lagi kafir). Selesai ucapan beliau rahimahullah.

 

Syaikh Abu Yahya Al Libiy rahimahullah berkata seraya mengkhithabi para ulama suu:

(Maka mashalahat macam apa yang membuat lisan-lisan kalian ini kelu dari mengucapkan kalimat haq, dan kalian masih senantiasa mengklaim pemeliharaan mashlahat itu, sedangkan Thaghut Negeri Al Haramain mengiring manusia kepada kekafiran dan kemurtaddan yang nyata dengan cepatnya?!).

Dan berkata di dalam khuthbah ‘Iedul Adlha:

(Mesti meninggalkan orang-orang kafir, mesti melakukan pemutusan segala hubungan dengan mereka, mesti berlepas diri dari mereka, mereka mesti mengetahui bahwa kita ini berada di atas suatu jalan sedangkan mereka di jalan lain, kita di satu sisi dan sedangkan mereka di sisi yang lain, kita di atas suatu jalur dan sedangkan mereka di jalur yang lain. Adapun pembauran, pencampuran dan mempermainkan hukum-hukum syari’at dan lafadh-lafadh-nya, maka ini akan menghantarkan kepada kesesatan yang besar dan kerusakan yang luas).

Dan berkata:

Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, BANTAHAN, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Percepatan Perkembangan Kejadian-Kejadian Di Syam – Bagian 2

 

Tathawwurat Al Ahdats Fi Asy Syam

Juz 2

 

Percepatan Perkembangan Kejadian-Kejadian Di Syam

Edisi Kedua

 

Ditulis Oleh: Syaikh Abu Sa’ad Al ‘Amiliy

@al3aamili

Sumber: dawlaisis.blogspot.com tanggal 9 Mei 2014 M

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

 Kami memulai di atas barakah Allah, taufiq-Nya dan pelurusan-Nya.

إِنْ أُرِيدُ إِلاَّ الإِصْلاَحَ مَا اسْتَطَعْتُ وَمَا تَوْفِيقِي إِلاَّ بِاللّهِ

Aku tidak menginginkan kecuali perbaikan sekemampuanku, dan taufiq-ku tidak lain adalah dengan bimbingan Allah(Hud: 88).

Kami mesti menuturkan hal yang diterima di dalam statement syaikh Adh Dhawahiriy agar kami tidak tergolong orang-orang yang tidak adil, dan kami berharap semoga hal itu menjadi kebaikan dan sebab dalam penjeraan Jabhah Nushrah dan kembalinya kepada Al Haq.

Syaikh mengajak untuk menghentikan penumpahan darah mujahidin, dan ia secara khusus menyebut Al Jaulaniy dan kelompok-kelompok lainnya serta memerintahkan mereka agar berfokus untuk memerangi Nushairiyyah dan sekutunya yaitu Rafidlah.

Sebagaimana ia meminta dari semua agar menghentikan diri dari sikap saling menuduh, saling menyematkan gelar-gelar yang buruk serta pengobaran fitnah di antara mujahidin di media massa dan sosial media.

Syaikh Adh Dhawahiriy memuji dan menyanjung Al Amir Al Baghdadiy saat ia menyebutkan dan menegaskan nasabnya kepada Ahlul Bait dan mengajaknya untuk menjadi sebab dalam perdamaian dan menyerupai kakeknya Al Hasan radliyallahu ‘anhu.

Sebagaimana ia memuji Daulah Islamiyyah, bahwa Daulah itu sudah bukan Haruriyyah Khawarij lagi dan bukan termasuk Ghulat juga, sehingga dengan ini syaikh menghabisi semua tuduhan lawan-lawan Daulah terutama para syar’iy Jabhah Nushrah dan menggugurkan keadilan mereka.

Dengan penegasan-penegasan ini, kami bisa mengatakan bahwa syaikh Adh Dhawahiriy telah rujuk dari tuduhan-tuduhannya kepada Daulah, dan ia memposisikan lawan-lawan Daulah pada posisi sulit sekali, dan ini adalah pembelaan yang tidak langsung bagi Daulah Islamiyyah.

Masa depan pertikaian dan perdamaian di Syam, dan apa peranan Anshar dan mujahidin di dalamnya: Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Percepatan Perkembangan Kejadian-Kejadian Di Syam – Bagian 1

 

Tathawwurat Al Ahdats Fi Asy Syam

Juz 1

 

Percepatan Perkembangan Kejadian-Kejadian Di Syam

Edisi Pertama

 

Ditulis Oleh: Syaikh Abu Sa’ad Al ‘Amiliy

@al3aamili

Sumber: dawlaisis.blogspot.com tanggal 9 Mei 2014 M

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Saya memulai seraya bertawakkal kepada Allah dan mengharapkan ridla-Nya, menjelaskan perkembangan terakhir pertikaian di negeri Syam. Saya memohon kepada Allah taufiq, pelurusan dan penyampaian Al Haq.

Setelah munculnya statement Syaikh Adh Dhawahiriy yang ditunggu-tunggu itu kami memiliki beberapa catatan terhadapnya, dan jangan sekali-kali seseorang mengatakan bahwa saya adalah penebar fitnah atau anti perdamaian yang diusahakan, namun justeru kebalikannyalah yang benar, dan Allah sebagai saksi.

Saya memulai dengan pembukaan yang penting, perlu selalu diingat supaya kita bisa memposisikan diri kita pada jalan yang benar dan mengembalikannya kepada alur asalnya, karena alangkah banyaknya jiwa-jiwa yang berubah haluan.

Perlu diingatkan perihal pertikaian yang terjadi di Syam, apakah benar ia itu fitnah dan bentuk peperangan sesama ikhwah ataukah peperangan pihak yang benar dan pembela kebenaran melawan pihak yang menyimpang dari Al Haq dan pembela kebatilan.

Atau minimal menjelaskan pihak yang dhalim yang menyimpang Al Haq, dan pihak yang didhalimi yang menginginkan Al Haq lagi berupaya mengukuhkannya. Mesti berbicara tentang pembenahan sebagian pemahaman-pemahaman syar’iyyah.

Slogan jihad didengung-dengungkan oleh semua pihak, dan begitu juga slogan pembebasan rakyat dan memerangi musuh, maka apakah setiap muqatil itu jujur dan apakah setiap qital itu di jalan Allah ataukah di dalamnya ada syirik walaupun khafiy?

Dan apakah setiap orang yang memulai dengan keikhlasan dan jujur itu bisa terus melanjutkan perjalanannya dengan jujur dan ikhlash? Ataukah bisa muncul darinya penyimpangan dan pergeseran dan berujung kepada kesesatan dan bahkan bisa jadi kepada kemurtaddan, wal ‘iyadzu billah?

Apakah kesesatan atau kemurtaddan itu tidak mungkin muncul dari orang muslim atau mujahid ataukah keduanya itu terjaga dari kesesatan dan kemurtaddan walaupun telah nampak darinya tanda-tanda dan ciri-ciri serta bukti-bukti yang jelas bahwa mereka itu telah sesat dan murtad?

Dan lebih ringan dari kesesatan dan kemurtaddan, bisa jadi si mujahid itu baghiy (aniaya/membangkang) dan keluar dari jama’ah, sedangkan Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Daulah Islam Dan Tongkat Kepemimpinan – Bagian 2 (Selesai)

 

Ad Daulah Al Islamiyyah wa Al Makanah Ar Riyadiyyah

 

Daulah Islam Dan Tongkat Kepemimpinan

 

Penulis: Syaikh Abu Hamid Al Barqawiy

Penerbit: Muassasah Al Battar

Sumber: dawlaisis.blogspot.com 7 Mei 2014M

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Prinsip yang dengannya Daulah berdiri menjadikannya berada di daftar rangking teratas di hadapan pendengar, dikarenakan ia mendapatkan kejelasan pada lontaran dan metode dan menjelaskan hakikat yang sebenarnya. Di saat muncul di hadapan kita statement Syaikh Al ‘Adnaniy, beliau menyebutkan kepada kita kelompok orang-orang yang ada di Syam dengan nama-namanya, di mana beliau mengatakan: Dewan Militer dan Koalisi Nasional adalah thaifah riddah bagi kami, dan barangsiapa bekerjasama dengan mereka dalam memerangi mujahidin, maka dia itu sama dengan mereka dan menjadi target sasaran kami. Sedangkan orang lain dari kalangan para petinggi jama’ah-jama’ah jihad, di sana ia lari dan ogah-ogahan dari keluar dan dari menyatakan terang-terangan tentang kelompok-kelompok ini, dan dialah yang membuat manusia lari dari kelompoknya; seperti keadaan Al Qa’idah di Syam, bahkan mereka sampai pada tingkat berkoalisi dengan kelompok-kelompok itu. Dan yang diinginkan oleh mujahid dan dia tentram dengannya pada fase ini; adalah kejelasan pandangan syar’iy terhadap kejadian-kejadian yang berlangsung dan tidak mengaburkan Al Haq dengan Al Bathil. Namun ia itu seperti apa yang Allah firmankan:

وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ

“Dan katakanlah telah datang Al Haq dan telah hancur kebatilan itu,” (Al Isra: 81). Di mana Al Haq itu bila telah datang maka ia itu menghancurkan kebatilan serta menjauhkan bisikan-bisikan setan dan pengkaburan kawan-kawannya terhadap kaum muslimin. Sehingga penggunaan metode-metode Al Haq dan penampakannya -yang di antaranya adalah penggunaan istilah-istilah syar’iy- adalah melenyapkan kebatilan dan menjauhkannya ke tempat yang jauh.

Bila kita telah mengetahui apa sebab yang menyampaikan Daulah kepada posisi kepemimpinan, maka kita mengetahui bahwa wajib atas Daulah pada fase-fase kepemimpinan ini untuk memenuhi tuntutan-tuntutan yang wajib dilaksanakan serta mengambilnya sebagai sebab syar’iy; untuk membangkitkan umat dan memikul beban yang berat yang akan Allah Subhanahu wa Ta’ala mudahkan.

 

Point-Point Terpenting Tuntutan-Tuntutan Ini:

  Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Daulah Islam Dan Tongkat Kepemimpinan – Bagian 1

 

Ad Daulah Al Islamiyyah wa Al Makanah Ar Riyadiyyah

 

Daulah Islam Dan Tongkat Kepemimpinan

 

Penulis: Syaikh Abu Hamid Al Barqawiy

Penerbit: Muassasah Al Battar

Sumber: dawlaisis.blogspot.com 7 Mei 2014M

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Tidak samar atas siapapun apa yang dicapai oleh Daulah Islamiyyah di zaman ini berupa kedudukan yang tinggi di tengah kalangan jihadis, ia menerima tongkat kepemimpinan dan naik ke tingkat keterdepanan; di mana mayoritas kalangan jihadi berada di barisan Daulah Islamiyyah, bahkan kecintaan terhadap Daulah Islamiyyah sampai ke wilayah-wilayah yang tidak kami perkirakan sebelumnya; seperti negara-negara Eropa dan Asia. Pemuda jihadi sekarang telah menjadikan Amirul Mu’minin Abu Bakar Al Qurasyiy hafidhahullah sebagai simbol dan panglima, kedudukan yang dahulu ditempati oleh Syaikh Usamah taqabbalahullah, dan yang tidak didapatkan oleh Adh Dhawahiriy kecuali sebagian kecil saja dari kalangan pemuda jihadi, dan dia (Adh Dhawahiriy) berupaya menutupi kekurangannya dengan Sururiyyah dan orang-orang yang menyimpang secara aqidah; seperti Hizbul Ummah Kuwait. Dan mayoritas kalangan jihadiy menimba arahan dari taujihat Amirul Mu’minin Abu Bakar, menjadikan lontaran-lontarannya sebagai pegangan serta muslim mujahid menjadikannya sebagai acuan di dalam jihadnya. Seolah umat ini mendapatkan apa yang dicarinya dari sang panglima berlian ini yang bila Allah memudahkan baginya maka ia akan menaklukkan negeri-negeri kaum muslimin, dikarenakan beliau itu memiliki faktor-faktor penopang sebagai simbol yang mewadahi proyek-proyek umat, dan juga dikarenakan beliau di lapangan memiliki hal-hal yang menjadikannya mampu menegakkan tujuan itu.

Dan kami tidak melupakan peranan Sang Singa itu; yang mana umat selalu menunggu statement-statement dan pernyataan-pernyataannya, seolah ia itu bahan bakar pertempuran, di mana Syaikh Al ‘Adnaniy ini selalu mengingatkan umat kepada Syaikh Az Zarqawiy rahimahullah, dan bagaimana pernyataan-pernyataannya itu menyadarkan umat dari ketersesatannya dan mengarahkannya ke arah kebenaran yang digariskan. Al ‘Adnaniy ini telah menjadi pengobar semangat umat ini dan pembongkar orang-orang munafiq-nya, sebagaimana peranan itu yang dilakukan pendahulunya yaitu Az Zarqawiy taqabbalahullah.

Kita bisa bertanya-tanya: Bagaimana Daulah Islamiyyah ini mencapai posisi kepemimpinan ini dan ia telah mampu menggaet jumlah besar dari para pembela (Anshar), serta mampu menaklukkan banyak wilayah padahal pencitraan buruk tentangnya sangat gencar dilakukan lawan dan musuh?!

Dan sebelum memulai dalam menjawab pertanyaan ini; Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Ajakan Untuk Membai’at Abu Bakar Al Qurasyiy Al Baghdadiy Al Karrar

 

Ajakan Untuk Membai’at Abu Bakar Al Qurasyiy Al Baghdadiy Al Karrar Yang Berasal Dari Keturunan Keluarga Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam

 

Diambil Dari Risalah: “Innallaha Ya-murukum An Tu-addul Amanati Ila Ahliha”

Yang Ditulis Oleh Syaikh Abu Maisarah Asy Syamiy

Sumber: dawlaisis.blogspot.com

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Syaikh Sulthan Ibnu Bajad Al ‘Utaibiy (Abu Abdirrahman Al Atsariy) semoga Allah menerima syahadahnya berkata:

“Saya meyakini terlarangnya ta’addud (banyaknya) jama’ah, karena hal itu memecah belah persatuan kaum muslimin, mencecerkan kemampuan mereka, mengkotak-kotak mereka serta menghembuskan permusuhan dan kebencian di antara mereka. Dan bila hal ini ditambah dengan banyaknya konspirasi musuh-musuh Islam, maka sempurnalah bagi kaum muslimin semua faktor-faktor kegagalan, dan inilah memang yang terjadi, (..) Bila jama’ah itu berbilang dengan berbilangnya negeri-negeri, kemudian salah satu jama’ah itu menguasai suatu negeri dan ia menjadi imamul muslimin, maka semua jam’ah-jama’ah yang lain itu wajib masuk ke dalam ketaatan kepadanya dan hijrah kepadanya untuk membelanya dan mengokohkannya.” (Az Zinad Fi Wujub Al I’dad).

Dan berkata: “Dan bila suatu jama’ah berhasil menguasai negeri dan ia mengangkat imam bagi kaum muslimin, maka semua wajib hijrah kepadanya, membelanya dan mentaatinya.”(Az Zinad Fi Wujub Al I’dad).

Maka diserukan kepada umara jama’ah-jama’ah mujahidah dan majlis-majlis Syura-nya, perbaikilah realita ini dengan membai’at Al Qurasyiy yang lebih dahulu.

Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Komentar Terhadap Statement Syaikh Al Maqdisiy

 

Allah Ta’ala memerintahkan kita untuk mengikuti Al Haq dan tidak memerintahkan mengikuti sosok tertentu kecuali sosok Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sehingga ketika orang yang kita tokohkan dan kita berguru kepadanya atau kepada tulisannya itu mengatakan suatu yang batil atau tidak benar atau tidak sesuai dengan waqi’ maka kita wajib menolak pernyataan yang batilnya itu.

 

Begitu juga statement Syaikh Al Maqdisiy yang mencela Daulah dan para Anshar Daulah dengan celaan yang kasar dan tidak sesuai dengan kebenaran dan waqi’ yang sebenarnya, maka kita wajib menolak dan mengabaikan statementnya itu, karena ia adalah statement yang tidak beda dengan statement Abu Qatadah sebelumnya yang jelas kebatilannya.

 

Kebenaran itu ada cahaya di atasnya walaupun yang menyampaikannya itu orang hina, sedangkan kebatilan itu juga ada kegelapan yang menyelimutinya walaupun yang mengatakannya itu orang yang ditokohkan, maka kenalilah Al Haq tentu engkau mengenali orangnya.

 

Ingatlah wahai para pencela Daulah, bahwa kami bukan orang-orang yang suka mengekor kepada sosok tertentu, tapi kami adalah orang-orang yang berjalan dan berputar kemana saja Al haq itu berputar.

 

Silahkan kalian senang dengan statement syaikh Al Maqdisiy itu, karena musuh-musuh Allah juga ikut senang dengan statementnya itu.

 

(Abu Sulaiman Al Arkhabiliy).

 

 

Filed under: BANTAHAN, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Pengkajian Dan Analisa Terhadap Statement Adh Dhawahiriy

 

Qira-ah Wa Tahlil Li Khithab Adh Dhawahiriy

 

Penulis: Abu Mu’adz Al Anshariy

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Pertama: Indikasi-Indikasi Pada Statement Adh Dhawawiriy.

Pertama-tama saya katakan perihal bentuk statement:

Sesungguhnya ia adalah perkembangan positif yang bisa dibaca dan langkah yang bagus menuju pembenahan yang shahih untuk menghentikan perselisihan di antara mujahidin, serta loncatan yang jauh pada statement qiyadah Tandhim Qa’idah Al Jihad, dan kembali penganggapan terhadap Amirul Mu’minin, kami menganggapnya sebagai statement yang paling kuat dan paling utama di dalam sejarah jihad Syam.

Upaya keramahan dari Al Hakim ini kami menganggapnya sebagai upaya untuk menjaga sisa rasa malu yang ada di wajah organisasi Al Qa’idah yang telah  ditumpahkan oleh Al Hakim setelah ia berbuat buruk kepada Daulah dan qiyadah-nya di dalam Statement-nya yang lalu.

Ia adalah statement keramahan yang bersyarat yaitu Daulah harus mau menerima tuntutan dan keinginan qiyadah Tandhim supaya Amir Daulah itu menjadi cucu Al Husen, dan kalau tidak mau mengikuti tuntutan qiyadah Tandhim maka Amir Daulah itu menjadi cucu Ibnu Muljam dan Dzul Khuwashirah!.

Dan statement ini juga adalah kekhawatiran dari kudeta cabang-cabang Al Qa’idah terhadap qiyadah Tandhim dan lepasnya tongkat kepemimpinan dari tangannya; terutama di Jazirah Arab dan Somalia yang telah nampak dari qiyadah dua cabang ini sikap kegeraman dan kedongkolan terhadap qiyadah Tandhim setelah statement perubahan yang nampak yang menyerang Daulah dan Qiyadahnya.

Dan statement ini juga adalah tamparan di wajah Read the rest of this entry »

Filed under: BANTAHAN, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Bantahan Kepada Abu Qatadah

 

Al Ifadah Fi Ar Raddi ‘Ala Abi Qatadah

 

Bantahan Kepada Abu Qatadah

 

Penulis: Syaikh Abu Sufyan As Sulamiy (Abu Humam Bakr Al Atsariy)

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Segala puji bagi Allah yang mengatakan:

إِنَّ إِبْرَاهِيمَ كَانَ أُمَّةً قَانِتًا لِلّهِ حَنِيفًا وَلَمْ يَكُ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

“Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan),”(An Nahl: 120).

Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi yang mengatakan:

لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ وَلَا مَنْ خَذَلَهُمْ

“mereka tidak terganggu oleh orang yang menyelisihi mereka dan tidak pula oleh orang yang menelantarkan mereka,” (Muttafaq ‘Alaih).

Juga kepada keluarganya dan para sahabatnya yang salah seorang mereka itu mengatakan:

إن جمهور الجماعة هم الذين فارقوا الجماعة، الجماعة ما وافق الحق وإن كنت وحدك

“Sesungguhnya jumhur jama’ah itulah yang telah meninggalkan jama’ah, di mana jama’ah itu adalah apa yang menyelarasi Al Haq walaupun kamu ini sendirian.” Dan di dalam teks yang lain:

إن جمهور الناس فارقوا الجماعة، وإن الجماعة ما وافق طاعة الله تعالى

“Sesungguhnya jumhur manusia itu telah meninggalkan jama’ah, dan sesungguhnya jama’ah itu adalah apa yang menyelarasi ketaatan kepada Allah Ta’ala.” (Diriwayatkan oleh Al Baihaqiy dan yang lainnya dari Ibnu Mas’ud secara mauquf).

 

Amma Ba’du:

Tidak diragukan bahwa pendapat jumhur itu memiliki kekuatan dan kewibawaan, dan ia itu yang dikedepankan oleh orang yang tidak memahami dalil dan dilalahnya! Oleh sebab itu engkau bisa melihat banyak manusia baik dulu maupun sekarang mengikuti pendapat mayoritas. Syaikh Mujaddid Muhammad Ibnu Abdil Wahhab rahimahullah berkata di dalam pondasi-pondasi Al Jahiliyyah: “Sesungguhnya di antara pondasi terbesar mereka adalah keterpukauan dengan mayoritas, berhujjah dengannya untuk keabsahan sesuatu dan berdalil terhadap kebatilan sesuatu dengan keterasingannya dan sedikitnya para penganut.” (Masa-il Al Jahiliyyah, masalah ke 5).

Hal ini sebenarnya tidak aneh, namun yang aneh adalah para syaikh yang mana kami dahulu berbaik sangka kepada mereka justeru satu sama lain di antara mereka saling terpengaruh dengan fenomena ini, sehingga masing-masing dari mereka itu meniru dan mengekor kepada yang lainnya, padahal dia itu adalah tergolong Read the rest of this entry »

Filed under: BANTAHAN, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

File Lengkap Tentang Daulah Islamiyyah

 

Li Yahlika Man Halaka ‘An Bayyinah Wa Yahya Man Hayya ‘An Bayyinah

 

Supaya Binasa Orang Yang Binasa Di Atas Kejelasan Dan Supaya Hidup Orang Yang Hidup Di Atas Kejelasan

 

File Lengkap Tentang Daulah Islamiyyah

 

Disusun Oleh: Saudara Kalian An Nashih Al Amiin.

@ALnasih_ALamen

Dan Saudari Kalian Ahlam An Nashr

@ahlam_alnasr

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Segala puji hanya bagi Allah yang mengatakan:

إِنَّ اللَّهَ يُدَافِعُ عَنِ الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ خَوَّانٍ كَفُورٍ

“Sesungguhnya Allah itu membela orang-orang yang beriman, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai setiap pengkhianat lagi kafir.” (Al Hajj: 38).

Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada makhluk paling mulia yang mengatakan:

لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي قَائِمَةً بِأَمْرِ اللَّهِ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَذَلَهُمْ أَوْ خَالَفَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ ظَاهِرُونَ عَلَى النَّاسِ

“Senantiasa ada sekelompok dari umatku yang menegakkan perintah Allah, yang tidak tergagnggu oleh orang yang menelantarkan mereka atau orang yang menyelisihi mereka, sampai datang ketentuan Allah sedang mereka unggul di atas manusia.”.

Sesungguhnya di antara hal yang tidak samar di hadapan setiap orang yang berakal adalah serangan-serangan membabi-buta yang dilancarkan musuh terhadap Daulah Islam, dan pencitraan buruk yang disengaja yang selalu didengung-dengungkan oleh kaum munafiqin yang naik dengan menginjak potongan-potongan kepala. Maka sesungguhnya kami atas dasar dorongan ukhuwwah islamiyyah dan atas dasar pembelaan terhadap Al Haq dan penampakannya; telah berazam untuk mengumpulkan apa yang bisa dikumpulkan berupa hak pembelaan pada dienullah ‘azza wa jalla. Dan apa yang telah dikumpulkan ini dengan izin Allah bisa menjamin dalam mengukuhkan Al Haq dan menggugurkan kebatilan.

Dan hanya kepada Allah saya memohon agar memberikan barakah di dalam hal ini dan melenyapkan penyakit yang menimpa mata serta melenyapkan selaput kotoran yang menutupi pandangan, karena sesungguh Dia itu adalah yang menangani hal itu dan yang kuasa terhadapnya.

 

Kami telah membagi file (dokumen) ini menjadi 10 bagian:

1. Imamah dan Bai’ah.

2. Aqidah Daulah Islamiyyah.

3. Tazkiyah para panglima terhadap Daulah Islamiyyah.

4. Apakah Semua syarat imamah sudah terpenuhi pada diri Syaikh Al Baghdadiy.

5. Kegiatan-kegiatan Dakwah dan Pelayanan Sosial Daulah Islamiyyah.

6. Operasi-operasi militer Daulah terhadap rezim Nushairiyyah.

7. Syubhat-syubhat dan bantahan-bantahannya.

8. Apa yang diinginkan oleh Daulah Islam?

9. Kenapa daulah Islam?

10. Hasil pasti bagi apa yang telah disebutkan!

 

Pertama:

Read the rest of this entry »

Filed under: FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Bahaya Lebih Besar Dari Sekedar Ditegur

 

Jalla Al Khathbu ‘Anil ‘Itaab

 

Bahaya Lebih Besar Dari Sekedar Ditegur

 

Ditulis Dari Dalam Penjara Ha-ir Oleh: Abu Al ‘Asyaa-ir As Sa’diy

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُونُواْ قَوَّامِينَ لِلّهِ شُهَدَاء بِالْقِسْطِ

“Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil.” (Al Maidah: 8),

Dan berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ عَلَيْكُمْ أَنفُسَكُمْ لاَ يَضُرُّكُم مَّن ضَلَّ إِذَا اهْتَدَيْتُمْ إِلَى اللّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu; tiadalah orang yang sesat itu akan memberi mudarat kepadamu apabila kamu telah mendapat petunjuk. Hanya kepada Allah kamu kembali semuanya, maka Dia akan menerangkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (Al Maidah: 105),

Dan berfirman:

وَكَأَيِّن مِّن نَّبِيٍّ قَاتَلَ مَعَهُ رِبِّيُّونَ كَثِيرٌ فَمَا وَهَنُواْ لِمَا أَصَابَهُمْ فِي سَبِيلِ اللّهِ وَمَا ضَعُفُواْ وَمَا اسْتَكَانُواْ وَاللّهُ يُحِبُّ الصَّابِرِينَ

“Dan berapa banyak nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar.” (Ali ‘Imran: 146).

 

Kepada mujahidin fi sabilillah di setiap tempat..

Kepada tawanan-tawanan fi sabilillah di setiap penjara.

Kepada setiap muslim dan muslimah..

 

Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, wa ba’du:

 

Sungguh saya telah membaca statement (Aiman Adh Dhawahiriy) yang dhahirnya adalah ucapan bela sungkawa atas Abu Khalid As Suriy, dan sayapun mengamati kandungannya. Setelah mengamati dan menteliti dengan seksama serta setelah saya mengkaji ulang sikap-sikap dan makalah-makalah(nya) yang lama, nampaklah di hadapan saya beberapa hal yang harus saya jelaskan kepada saudara-saudaraku mujahidin. Dan sebenarnya sejak dulu ada beberapa hal-hal lain yang saya merasakan kejanggalan pada keadaan sang Doktor dan manhajnya itu, dan saya tidak ingin menyebutkannya kepada siapapun, demi menjaga persatuan dan penyatuan barisan; akan tetapi dengan statementnya ini ia telah memberikan kesempatan bagi saya untuk mengutarakan hal-hal itu. Dan wajib diketahui bahwa statementnya ini tidak lain adalah buah dari manhajnya itu. Dan saya memiliki banyak catatan terhadap statementnya itu namun saya cukup menyebutkan sebagainnya saja. Saya katakan dengan memohon pertolongan Allah:

 

Catatan Pertama:

Read the rest of this entry »

Filed under: FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

بيعة أندونيسية

 

بيعة أندونيسية من إخوان من طاع الله للدولة الإسلامية

 

 

إلى قيادة الدولة الإسلامية في العراق والشام وأمرائها

ــ حفظهم الله وثبتهم على الحق ــ

 

 

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

 

الحمد لله رب العالمين والصلا ة والسلام على المبعوث رحمة للعالمين: ا

 

حيث إن الله قد أمرنا با لإجتماع ولزوم الجما عة في قوله : (وَاعْتَصِمُواْ بِحَبْلِ اللّهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُواْ) وقال الرسول عليه الصلاة والسلام :(مَنْ مَاتَ وَلَيْسَ فِي عُنُقِهِ بَيْعَةٌ مَاتَ مِيتَةً جَاهِلِيَّةً) ا

 

وقد عرفنا أن العلماء أجمعوا على وجوب نصب الإمام إذا خلا العصر منه، وقد حقق المجاهدون أمثالكم هذا الواجب، فأ قمتم دولة إسلامية في العراق ونصبتم لها الإمام القائم بأمر الله ثم امتد سلطانها الى أرض الشام فنالت القبول والنصرة والتأييد من المجاهدين الصادقين وأبناء التوحيد في جميع أصقاع الأرض لما لها من وضوح المنهج وصفاء العقيدة ونقاء معالم الولاء والبراء

 

فالأ كاذيب والافتراءات التي ألصقت ولم تزل تلصق بها لا تزيدها إلا ثباتا ولا تزيد من الأمة الإسلامية إلا نصرة وتأييدا ومبايعة لها ولأميرها الكرار القرشي، وذلك لأن الله إذا أحب قوما جعل لهم القبول في الأرض كما جعل لهم القبول في السماء

وقد جاءت البيعة تلو البيعة لأمير المؤمنين من الصادقين فى جميع أنحاء العالم لما للدولة ولأميرها من الميزات التي لم تكن متوفرة وموجودة في الإمارات الإسلامية الأ خرى حيث إن جميع شروط الإمامة قد تو فرت في أمير المؤمنين

 

فها نحن إخوانكم ومحبوكم “إخوان من طاع الله” في أندونيسيا نعلن ولاءنا وبيعتنا لأميرنا أمير المؤمنين أبي بكر البغدادي نصره الله على شرع الله وسنة رسوله صلى الله عليه وسلم حسب استطاعتنا لأننا بعيدو الديار عنكم وبعضنا مستضعفون مأسورون في سجون طاغوت أندونيسيا

 

ونحن إذ نعلن بيعتنا هذه ندعو الموحدين في أندونيسيا وفي جميع بقاع الأرض إلى نصرة هذه الدولة بأي نوع من أنواع النصرة من إرسال الرجال والأموال ونشر الأخبار الصحيحة عن الدولة وعن منهجها وعقيدتها وإنجازاتها وكشف المؤامرات عليها ونشر الردود على الافتراءات والأكاذيب وكفالة أسر النافرين إليها وتعليم أولادهم كي يصبحوا مجاهدين مثل آبائهم

 

هذا وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

والحمد لله رب العالمين

 

 

خادم “إخوان من طاع الله” في أندونيسيا

أبو سليمان أمان عبدالرحمن الأرخبيلي

(في سجن طاغوت أندونيسيا)

15 جمادى الآخرة 1435 هـ

 

 

 

Filed under: FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Bai’at “Ikhwan Setiap Orang Yang Tunduk Kepada Allah” Di Indonesia Untuk Daulah Islamiyyah

 

Bai’ah Indunisiyyah Min” Ikhwan Man Tha’allah” Lid Daulah Al Islamiyyah

 

Bai’at “Ikhwan Setiap Orang Yang Tunduk Kepada Allah” Di Indonesia Untuk Daulah Islamiyyah

 

 

Kepada Qiyadah Daulah Islamiyyah di Iraq dan Syam beserta para umara-nya semoga Allah melindungi mereka dan meneguhkannya di atas Al Haq.

 

Assalamu ‘Alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh.

 

Segala puji hanya milik Allah Rabbul ‘Alamin, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi yang diutus sebagai rahmat bagi sekalian alam.

 

Dikarenakan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kita untuk berkumpul dan mengkomitmeni jama’ah di dalam firman-Nya:

وَاعْتَصِمُواْ بِحَبْلِ اللّهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُواْ

“Dan berpegang teguhlah kalian semua dengan tali Allah, dan janganlah kalian bercerai berai. (Ali Imran: 103), dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

مَنْ مَاتَ وَلَيْسَ فِي عُنُقِهِ بَيْعَةٌ مَاتَ مِيتَةً جَاهِلِيَّةً

“Barangsiapa yang meninggal sedangkan di lehernya tidak ada bai’at, maka dia mati dengan mati jahiliyah.”

 

Dan kita telah mengetahui bahwa para ulama telah sepakat terhadap Read the rest of this entry »

Filed under: FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Statemen Resmi Daulah Tentang Penyimpangan Qiyadah Al Qa’idah

 

 

Bismillahirrahmanirrahim

Muassasah Al Furqan Lil Intaj Al I’lamiy

Menghadirkan:

Pernyataan Asy Syaikh Al Mujahid “Abu Muhammad Al ‘Adnaniy Asy Syamiy”

Juru Bicara Resmi Daulah Islamiyyah Di Iraq dan Syam -hafidhahullah-

Dengan Judul:

 

(Maa Kaana Haadzaa Manhajanaa Wa Lan Yakuun)

 

Ini Bukan Manhaj Kami Dan Tidak Akan Mungkin

 

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Segala puji hanya bagi Allah Yang Maha Kuat lagi Maha Kokoh. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi yang diutus dengan pedang sebagai rahmat bagi sekalian alam. Amma Ba’du:

Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اصْبِرُواْ وَصَابِرُواْ وَرَابِطُواْ وَاتَّقُواْ اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.” (Ali Imran: 200).

Sungguh kami telah melihat berbagai keadaan pada orang-orang yang berjalan di jalur jihad ini; di mana di antara mereka ada orang yang berjalan sedikit saja terus tidak lama berselang dia berbelok di awal perjalanan dan ia berhenti di awal ujian, dan di antara mereka ada yang berjalan sampai pertengahan perjalanan kemudian ia tidak kuat memikul gangguan dan menanggung berbagai kesulitan kemudian dia diam sejenak dan akhirnya keluar, dan di antara mereka ada orang yang sampai mendekati akhir perjalanan kemudian kehilangan kesabaran sehingga akhirnya terpuruk, dan sesungguhnya mereka itu semuanya berstatus sama dengan status orang yang sama sekali tidak pernah melangkah di jalan ini. Dan di antara mereka ada yang terpedaya setan dengan syahwat atau syubhat, sehingga ia menyimpang dan sia-sia segala upayanya sedang dia mengira bahwa ia berbuat kebaikan, dan di antara mereka ada orang yang Allah sesatkan di atas ilmu, dan alangkah sedikitnya orang yang berjalan di atas jalur jihad ini terus dia sabar dan tabah sampai menemui Allah dalam kondisi jujur terhadap janjinya kepada Allah, dia bertaqwa lagi tidak merubah dan mengganti.

Sesungguhnya kami memiliki tanda-tanda dan pelajaran-pelajaran pada jihad Iraq, kami membaca Al Qur’an dan kami melihatnya (Al Qur’an itu) berjalan di hadapan kami di atas bumi, kami menyaksikannya secara nyata setiap hari, setiap saat, setiap keadaan, dan tidak memahami Al Qur’an dengan sebenarnya seperti apa yang dipahami mujahid, dan tidak memahami dien ini seperti apa yang dipahami mujahid.

Sesungguhnya Allah telah memberikan karunia kepada kami, di mana Dia telah membukakan bagi kita pintu jihad di Iraq, sehingga para muhajirin-pun berlomba-lomba datang dan mereka berdatangan dari segala penjuru, maka panji tauhid diangkat, pasar jihad telah berdiri, serta sejumlah kecil dari muhajirin dan anshar menghadang kekuatan paling super power yang dikenal sejarah dengan persenjataan kuno dan dada-dada terbuka, seraya mereka yakin dengan pertolongan Allah lagi bertekad kuat untuk memberlakukan syari’at Allah, di mana jasad-jasad mereka berada di Iraq sedangkan ruh-ruh mereka berada di Mekkah yang tertawan, hati mereka berada di Baitul Maqdis dan mata-mata mereka mengarah ke Roma.

Pertempuran semakin sengit, api peperangan semakin merah menyala, maka teguhlah orang yang teguh dan gugurlah orang yang gugur (dari prinsip), Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, FATWA, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Perhatikanlah Para Tokoh Itu!

 

Syaikhul Islam Muhammad Ibnu Abdil Wahhab rahimahullah berkata:

 

أن هؤلاء الذين يعتذرون بالتكفير، إذا تأملتهم إذا أن الموحدين أعداؤهم، يبغضونهم ويستثقلونهم، والمشركون والمنافقون هم ربعهم الذين يستأنسون إليهم

 

“Sesungguhnya orang-orang yang keberatan dengan takfier itu bila engkau amati keadaan mereka tersebut, ternyata para muwahhidin adalah musuh-musuh mereka di mana mereka sangat benci kepada muwahhidin itu dan sangat dongkol kepada mereka, sedangkan para pelaku syirik dan kaum munafiq adalah kawan-kawan dekat mereka yang mana bercengkrama dengan orang-orang itu..” (Ad Durar As Saniyyah 10/91).

 

Sungguh benar apa yang beliau katakan dan alangkah pahamnya beliau terhadap akibat akhir suatu pemahaman yang menyimpang, yaitu anti takfier mu’ayyan. Inilah konsekuensi pemahaman sesat anti takfier mu’ayyan dan inilah realitanya yang bisa kita lihat, di mana para pengudzur kaum musyrikin dengan kebodohan dan takwil itu sangatlah sentimen dan dengki kepada para muwahhidin yang mengkafirkan para pelaku syirik itu, para thaghut dan kaki tangannya selamat dari lisan mereka tapi kaum muwahhidin tidak selamat dari hujatan dan hinaan mereka, sematan ghuluw, takfiriy dan khawarij adalah sematan yang sudah bukan hal aneh yang mereka sematkan kepada para muwahhidin itu, gejolak kedongkolan hati sangat nampak dari lisan dan tulisan mereka yang menyerang muwahhidin, sedangkan para thaghut dan ansharnya selamat dari serangan itu, bahkan tidak sedikit dari mereka yang bercengkrama dengan para thaghut atau ansharnya. Bagaimana tidak demikian, bukankah para thaghut dan ansharnya itu muslim yang paling tidak sekedar ahli maksiat menurut mereka itu, sedangkan orang-orang yang mengkafirkan mereka adalah takfiri, khawarij dan ghulat serta ahli bid’ah yang harus dihajr dan dibongkar kesesatannya?!! Sungguh benar apa yang dikatakan Syaikh Muhammad di atas.

 

Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

14 Jumada Ats Tsaniyah 1435H di LP KembangKuning Nusakambangan

 

 

Filed under: AQIDAH, MURJI'AH, TAKFIR

Bai’at Para Tawanan Penjara Ha-ir Kepada Daulah Islam

 

1393618_686564944723351_1569695611_n_sma

 

 

Al Bai’ah Al Haiyiriyyah Li Ad Daulah Al Islamiyyah Fi Al ‘Iraq Wa Asy Syam

 

Bai’at Para Tawanan Penjara Ha-ir Kepada Daulah Islamiyyah Di Iraq Dan Syam

 

Penyempalan Besar-Besaran Para Anggota Organisasi Al Qa’idah Di Penjara Ha-ir Dan Pendeklarasian Bai’at Mereka Kepada Daulah Islamiyyah Di Iraq Dan Syam

 

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Segala puji hanya bagi Allah Yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi yang diutus sebagai rahmat bagi sekalian alam, keluarganya dan para sahabatnya semua.

 

Amma Ba’du:

Kami sebagaimana yang lain telah melihat dengan sangat disayangkan dan sangat prihatin statemen terakhir Doktor Aiman Adh Dhawahiriy di dalam pengucapan bela sungkawa atas kematian Abu Khalid As Suriy, maka kami mengetahui bahwa itu adalah  gosokan mematikan, yang demikian itu dikarenakan kami mengetahui bahwa Doktor itu adalah pimpinan tertinggi bagi organisasi Al Qa’idah dan pengganti bagi Al Imam Al Mujahid Syaikhul Islam Usamah Ibnu Ladin rahimahullah, dan kami sudah mengetahui Al Qa’idah sebelum kami bergabung ke dalamnya dan setelah kami bergabung di dalamnya bahwa ia itu pembela bagi kaum mu’minin mustadl’afin di seluruh belahan dunia lagi ia itu selalu berupaya untuk menegakkan kalimat Allah walaupun kaum musyrikin membencinya. Dan termasuk setelah datangnya Quraisy masa kini (Amerika) pada hari ini dengan segala koalisi dan persenjataannya untuk memerangi Allah dan hamba-hamba-Nya dan ingin menghapus menara Islam di muka bumi, maka Al Qa’idah melebarkan sayapnya dengan segala keteguhan dan keberanian dan memukul salibis serta menghinakannya di kampung halamannya sendiri, dan semua kami merasa bangga dengan kebergabungan kami ke dalam kafilah ini.

Namun hari ini kami dikagetkan dengan sikap Al Qa-dah dan pimpinan tertingginya yang ingin menikamkan belati di lambung Ahlul Islam sedangkan mereka itu sudah berada di depan Al Fathu Al Akbar (Penaklukan Terbesar) di zaman ini, yaitu penaklukan Baghdad dan pengembalian Khilafah Islamiyyah. Kami mendapatkan Doktor ini menghati-hatikan umat agar menjauhi Ahlul haq wat Tauhid wal Jihad dan malah mengajak untuk bergabung bahu membahu bersama Shahawat Syam, jama’ah-jama’ah kehinaan dan kenistaan dari kalangan Sururiyyah dan Jamiyyah yang merupakan antek-antek thawaghit dan para pelayan salib. Dan yang lebih parah dan lebih pahit dari itu adalah bahwa ia (Adh Dhawahiriy)
Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, BERITA, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Seandainya Ia Itu Diam!

 

Ya Laitahu Sakata

 

Seandainya Ia Itu Diam!

 

Penulis: Abu Mu’adz Asy Syar’iy

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Seandainya Ia Itu Diam!

 

1. Diam Sepanjang Tahun Dan Saat Berucap Malah Ngelantur.

Sebagaimana yang kami prediksikan; telah datang statemen Al Hakim (Aiman Adh Dhawahiriy) mengecewakan harapan, serupa makna dan susunannya dengan statemen kawannya Al Amrikiy (Adam Ghadan), seolah statemen pertama itu (thalaq) raj’iy sedangkan statemen yang ini adalah (thalaq) ba-inah!, sebagian orang-orang yang terlena menggadaikan kepada Al Hakim sikap yang tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran Jabhah Al Jaulaniy, dan mereka memberikan alasan bagi sikap diamnya bahwa ia sedang mengumpulkan tambahan informasi serta sedang mencari kejelasan tentang apa yang dituduhkan kepada semua pihak; sebagaimana bahwa ia tidak diragukan sedang menyiapkan statemen yang tepat pas sesuai volume penyimpangan dan perubahan serta (menyiapkan) putusan yang selaras dengan sikap dan kesulitan; namun ternyata Al Hakim mengagetkan mereka dengan statemen Khurasaniyyah yang merobohkan harapan-harapan mereka dari akarnya! Seolah orang-orang itu tidak pernah ada dan tidak ada!

Tidak Al Hakim itu mendiagnosa penyakit dan ia tidak pula mendapat petunjuk kepada obatnya! Bahkan justeru ia menambah luka semakin dalam dan memar semakin membengkak!

Read the rest of this entry »

Filed under: BANTAHAN, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Perbedaan Manhaj Adh Dhawahiriy Dengan Manhaj Daulah Islamiyyah – Bagian 5

 

1393618_686564944723351_1569695611_n_sma

 

Baina Manhajain

 

Perbedaan Manhaj Adh Dhawahiriy Dengan Manhaj Daulah Islamiyyah

 

(Bagian Kelima):

Rafidlah Adalah Thaifah Murtaddah Muharibah

(Seri Ketiga)

 

Penulis: Abu Maisarah Asy Syamiy

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Bismillahirrahmanirrahim.

Segala puji hanya bagi Allah Yang Maha Agung lagi Maha Suci. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Adl Dlahuk Al Qattal (Nabi yang murah senyum lagi sering berperang), dan kepada keluarganya yang baik lagi suci.

 

Wa Ba’du:

Di dalam dua seri yang lalu saya telah menjelaskan perbedaan ANTARA manhaj yang mengkafirkan individu-individu Rafidlah masa kini secara ta’yin dikarenakan keterjatuhan mereka ke dalam syirik akbar, dan menganggap mereka sebagai thaifah murtaddah muharibah, serta mengobarkan semangat untuk mulai memerangi mereka secara segera dan terang-terangan, DENGAN manhaj yang tidak mengkafirkan Rafidlah masa kini secara ta’yin.

Dan di antara mutiara-mutiara hikmah adalah ucapan Abu Mush’ab Az Zarqawiy rahimahullah: “Sesungguhnya kamu muslimin tidak mungkin bisa mendapatkan kemenangan dan mengalahkan orang-orang kafir harbi dari kalangan yahudi dan nasrani kecuali setelah menghabisi orang-orang kafir terdekat dari kalangan para antek murtad, terutama Rafidlah, sebagaimana sejarah telah memberikan pelajaran bagi kita bagaimana Baitul Maqdis yang jatuh ke tangan salibis dengan bantuan Rafidlah ‘Ubaidiyyah itu tidak bisa direbut kembali kecuali oleh Shalahuddien, padahal sesungguhnya Nuruddien Mahmud itu adalah lebih dasyat terhadap salibis daripada Shalahuddien, namun Allah Ta’ala mentaqdirkan kemenangan dan pembebasan Baitul Maqdis itu lewat tangan Shalahuddien, tapi kapan?

Setelah memerangi Rafidlah Ubaidiyyah bertahun-tahun dan setelah menghabisi negara mereka secara total serta menjatuhkannya. Kemudian setelah itu beliau fokus untuk memerangi salibis sampai mencapai kemenangan mutlak atas mereka dan merebut kembali Baitul Maqdis yang telah bertahun-tahun berada dalam genggaman mereka dengan sebab ulah Rafidlah Pengkhianat.

Ini adalah pelajaran yang penting sekali yang diberikan sejarah kepada kita yang tidak boleh kita lupakan begitu saja. Kita tidak akan mendapatkan kemenangan terhadap orang-orang kafir asli kecuali setelah memerangi orang-orang kafir murtad sekaligus dengan orang-orang kafir asli. Futuhat (penaklukan-penaklukan) yang terlaksana pada masa Khulafa Rasyidin tidak lain adalah setelah membersihkan Jazirah Arab dari kaum murtaddin, oleh sebab itulah orang yang paling dibenci Rafidlah adalah Shalahuddien, di mana mereka tahan terhadap kematian tapi tidak tahan terhadap Shalahuddien!.” (Hal Ataka Hadits Ar Rafidlah 3).

 

Dan adapun Manhaj yang lain, maka kami bisa mengungkapnya dari Taujihat Doktor Aiman Adh Dhawahiriy hafidhahullah dan dari risalah lamanya yang ia tujukan kepada Syaikh Abu Mush’ab Az Zarqawiy di tahun 2005M dan risalah itu dibenarkan keberadaannya oleh orang-orang yang saya jumpai di Syam dari kalangan senior mujahidin di Khurasan dan Iraq; Ya, sebagian mujahidin menafikan kebenaran risalah ini setelah kemunculannya, yang demikian itu dikarenakan mereka tidak mengetahuinya kecuali lewat media, namun setelah mereka mengecek hal itu maka mereka memastikkan kebenaran keberadaannya.

Sebelum memulai maka saya katakan:

Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Perbedaan Manhaj Adh Dhawahiriy Dengan Manhaj Daulah Islamiyyah – Bagian 4

 

1393618_686564944723351_1569695611_n_sma

 

Baina Manhajain

 

Perbedaan Manhaj Adh Dhawahiriy Dengan Manhaj Daulah Islamiyyah

 

(Bagian Keempat):

Rafidlah Adalah Thaifah Murtaddah Muharibah

(Seri Kedua)

 

Penulis: Abu Maisarah Asy Syamiy

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Bismillahirrahmanirrahim.

Segala puji hanya bagi Allah Yang Maha Agung lagi Maha Suci. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Adl Dlahuk Al Qattal (Nabi yang murah senyum lagi sering berperang), dan kepada keluarganya yang baik lagi suci.

 

Wa Ba’du:

Telah saya sebutkan di halaqah yang lalu vonis murtad bagi Rafidlah dikarenakan keterjatuhan personal-personalnya ke dalam syirik akbar walaupun mereka itu mengaku islam.

Masalah ini sangat penting sekali, dikarenakan ia itu menentukan politik yang diikuti di dalam memerangi mereka; di mana tawanan mereka dibunuh, yang terlukanya dihabisi, hartanya dijadikan ghanimah dan yang lari di antara mereka dikejar, dan tidak apa melapangkan diri di dalam masalah tatarrus walaupun hal itu menyebabkan keterbunuhan anak isteri mereka sebagaimana di dalam peledakan, dan tidak boleh mengajak mereka berdamai, tidak boleh pula gencatan senjata dengan mereka, tidak boleh juga menjalin perdamaian dengan mereka, serta tidak boleh menjalin akad jaminan keamanan atau dzimmah bagi mereka. Akan tetapi yang wajib atas mujahidin adalah memerangi mereka sampai tidak ada fitnah (syirik) dan sampai ketundukan itu seluruhnya bagi Allah seraya menggunakan sarana yang paling mematikan mereka.

Dan adapun orang yang menganggap Rafidlah itu sebagai orang islam, maka dia itu akan mengharuskan mujahidin untuk menggunakan cara yang paling lembut yang akan menghantarkan -sebagaimana yang bisa disaksikan dari realita hubungan Rafidlah dengan Ahlussunnah- kepada penghancuran jihad dan kemunculan negara-negara Rafidlah lokal.

Kaum muslimin itu sedang dalam peperangan yang nampak dengan Rafidlah di Iraq dan Syam, dan dalam peperangan yang terselubung di Khurasan, Persia dan di pinggiran-pinggiran Jazirah Arab, sedangkan pintu menuju Malahim (peperangan besar) itu adalah di dalam peperangan terhadap mereka, dan Iraq adalah front paling penting untuk memerangi Rafidlah di zaman ini, dan sungguh Allah telah memberikan karunia kepada umat ini dengan jihad di Iraq dan dengan Abu Mush’ab Az Zarqawiy untuk membuka pintu ini lebar-lebar.

Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Perbedaan Manhaj Adh Dhawahiriy Dengan Manhaj Daulah Islamiyyah – Bagian 3

 

1393618_686564944723351_1569695611_n_sma

 

Baina Manhajain

 

Perbedaan Manhaj Adh Dhawahiriy Dengan Manhaj Daulah Islamiyyah

 

(Bagian Ketiga):

Rafidlah Adalah Thaifah Murtaddah Muharibah

(Seri Pertama)

 

Penulis: Abu Maisarah Asy Syamiy

Alih Bahasa: Abu Sulaiman Al Arkhabiliy

 

 

Bismillahirrahmanirrahim.

Segala puji hanya bagi Allah Yang Maha Agung lagi Maha Suci. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Adl Dlahuk Al Qattal (Nabi yang murah senyum lagi sering berperang), dan kepada keluarganya yang baik lagi suci.

 

Wa Ba’du:

Tujuan dari kajian ini adalah menjelaskan perbedaan dua manhaj perihal masalah Rafidlah, agar kami menutup pintu di hadapan orang-orang yang mengkafirkan orang yang tawaqquf perihal kekafiran Rafidlah secara ta’yin, sehingga kami bersikap obyektif terhadap mereka, tidak ghuluw dan tidak juga dingin.

Saya katakan dengan memohon pertolongan Allah:

Sesungguhnya orang-orang yang tawaqquf di dalam mengkafirkan semua individu Rafidlah secara ta’yin itu telah membangun sikapnya di atas sejumlah pertimbangan yang mana kami mengudzur orang-orang yang tawaqquf itu dengannya, di antaranya:

- Sikap tawaqquf sebagian mereka dikarenakan ia tidak mengetahui realita Rafidlah Masa Kini dan dia mengira bahwa kalangan awam Rafidlah itu tidak menganut apa yang ada di dalam kitab-kitab para tokoh bersurban.

- Di antara mereka ada yang tawaqquf karena taqlid kepada fatwa-fatwa lama sebelum kemunculan Daulah Shafawiyyah dan kemunculan Revolusi Khumaeni, terus dia mengira bahwa status hukum yang difatwakan dulu itu masih tetap berlaku sampai zaman kita ini, tidak berubah dengan perubahan zaman, tempat dan keadaan.

- Di antara mereka ada yang melontarkan sematan-sematan nama seperti kufur dan kafir baik penafian maupun penetapan sesuai dengan hukum-hukum yang berkaitan dengannya, sehingga harus mengetahui madzhabnya di dalam hal itu.

- Tidak diragukan bahwa orang-orang yang tawaqquf di dalam mengkafirkan awam Rafidlah secara ta’yin -dari kalangan yang mengetahui sebagian keadaan Rafidlah- mereka itu mengkafirkan awam Rafidlah secara nau’ dan mereka tawaqquf di dalam mengkafirkannya secara ta’yin karena syubhat-syubhat yang lalu.

- Dan karena pertimbangan-pertimbangan lainnya yang tidak bisa dijelaskan di sini.

 

Wa Ba’du:

Di sana ada dua manhaj yang berbeda di dalam berinteraksi dengan Rafidlah ini, yang mana dua manhaj ini mencuat ke permukaan secara jelas sejak awal Jihad Iraq.

Pertama: Read the rest of this entry »

Filed under: AQIDAH, FIRQAH, JIHAD, MANHAJ

Para Pecinta Daulah Islam:


Apa yang bisa kita lakukan buat membantu Daulah Islam yang sedang dikeroyok salibis dan murtaddin serta mulhidin?


Daulah telah menuntut konsekuensi bai'at kita semua sebagaimana yang dikatakan oleh Syaikh Al 'Adnaniy, perang Ahzab sudah dimulai, bila tidak bisa berbuat apa-apa, maka jeritan doa di akhir malam dan qunut nazilah adalah senjata dan kepedulian iman yang paling minimal.




To All The Islamic State's Lovers:


What can we do to help the Islamic State that is being stikes by the coalition of the Crusaders, murtaddin and mulhidin?


Daula asked the consequences of our allegiance as shaikh Al 'Adnaniy said, the Ahzab war has just begun, if we can not do anything, then our dua's screams at the end of the night and qunut nazilah is the most minimal weapon and concern of faith.




[Abu Sulaiman Al Arkhabiliy]

Pages

Katagori

Archives

Masukan alamat email anda untuk mendapat pemberitahuan tulisan terbaru dari blog ini

Join 364 other followers

free counters
Millahibrahim Islamic Calendar Widget

Infaq


Bantulah Dakwah Tauhid Dengan Infaq Anda, Karena Selain Untuk Blog Ini, Infaq Anda Untuk Kebutuhan Dakwah Tauhid.

ad

Tulisan Terakhir

Statistik Kunjungan

  • 1,336,987 kunjungan
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 364 other followers

%d bloggers like this: